
Patrolmedia, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berangkat ke Sharm el-Sheikh, Mesir, menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT Perdamaian Gaza yang digelar Senin (13/10/2025).
Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut undangan kepada Presiden Prabowo disampaikan langsung dan bersifat mendadak.
Prasetyo mengatakan, Prabowo memutuskan akan hadir sebagai komitmennya menjaga hubungan baik dengan negara-negara sahabat serta mendukung upaya perdamaian di Timur Tengah.
“Memang juga agak mendadak kalau dari sisi waktu, tetapi bahwa undangan tersebut betul-betul memohon kesediaan kehadiran dari Bapak Presiden Prabowo,” kata Prasetyo di Jakarta, (12/10/2025), dikutip dari Detikcom.
KTT yang dipimpin Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan Presiden AS Donald Trump itu akan dihadiri lebih dari 20 pemimpin dunia serta Sekjen Perserikatan PBB, Antonio Guterres.
“Pertemuan ini bertujuan mengakhiri perang di Jalur Gaza, mendorong perdamaian dan stabilitas kawasan, serta membuka babak baru keamanan regional,” dalam pernyataan kantor Presiden El-Sisi, dilansir AFP, Minggu (12/10/2025).
Kementerian Luar Negeri Mesir menyebut, sebuah dokumen untuk mengakhiri perang di Gaza kemungkinan akan ditandatangani dalam pertemuan bersejarah tersebut.
Adapun pemimpin dunia yang bakal hadir sebagai berikut:
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez
Presiden Prancis Emmanuel Macron
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Dewan Eropa akan diwakili oleh Presidennya, Antonio Costa.
Uni Eropa melalui juru bicaranya menegaskan komitmen penuh untuk mendukung implementasi perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Gaza.
Sementara Raja Yordania, Abdullah II, juga dijadwalkan hadir.
Namun hingga kini, belum ada konfirmasi mengenai kehadiran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Di sisi lain, militan Hamas telah menyatakan tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan tersebut.
Pemerintah Indonesia berharap KTT ini menjadi langkah nyata menuju perdamaian dan meringankan penderitaan rakyat Palestina di Gaza.
(Iwn/Ft)






















