
Patrolmedia, Beijing – Media pemerintah Tiongkok melaporkan banjir bandang Cina telah menewaskan sedikitnya 10 orang dan 33 laonnya hilang di Kabupaten Yuzhong, provinsi Gansu, Tiongkok barat laut, Jumat (8/8/2025).
Menurut lembaga penyiaran pemerintah Cina, hujan deras sejak Kamis (7/8/2025), memicu banjir bandang Cina dan setidaknya 1 tanah longsor di daerah pegunungan dekat kota Lanzhou.
Hujan deras tersebut mengakibatkan terputusnya layanan listrik dan telekomunikasi di wilayah Gunung Xinglong, menyebabkan lebih dari 4.000 orang terlantar di empat desa, sebagaimana dilansir ABCNews.
3 orang hilang setelah tanah longsor di desa Maliantan di Kabupaten Yuzhong Kamis malam.
Sementara, otoritas setempat Lanzhou melaporkan, curah hujan maksimum di wilayah tersebut telah mencapai 195 milimeter (7,7 inci) pada Jumat dini hari.
Presiden Tiongkok Xi Jinping mengimbau upaya penyelamatan dan pencegahan banjir secara menyeluruh.
Beberapa wilayah di Tiongkok dilanda hujan lebat. Di kota metropolitan Guangzhou, Tiongkok selatan, 7 orang dinyatakan tewas.
Sementara, 7 lainnya luka-luka pasca tanah longsor yang dipicu banjir mengubur rumah-rumah di distrik Baiyun, utara kota itu, pada Rabu (6/8/2025).
Pemerintah setempat di Zhengzhou, ibukota provinsi Henan bagian tengah menutup sekolah, kantor, dan pabrik.
Tak hanya, itu, lalu lintas kendaraan juga ditutup di sebagian kota.
Editor: Fatmi Rahim






















