1.200 Demonstran anti-Trump Berkumpul di Washington dan Kota-kota AS Lainnya

Pengunjuk Rasa: "Pasar anjlok, Trump bermain golf"

Demonstran Anti Trump
O
Demonstran anti-Trump
Pengunjuk rasa memperlihatkan plakat demonstrasi ‘Hands Off!’ terhadap Presiden AS Donald Trump dan penasihatnya Elon Musk sebagai bagian dari gerakan anti-Trump dan anti-Tesla di seluruh dunia, di Place de la Republique di Paris, Prancis, 5 April 2025. (Foto: REUTERS)

“Hal ini akan merugikan para petani di negara bagian merah. Ini akan membuat orang kehilangan pekerjaan, terutama dana pensiun mereka. Orang-orang telah kehilangan puluhan ribu dolar,” ungkap Hoffman.

Kyle (20), seorang pekerja magang di Ohio merupakan satu-satunya pendukung tunggal Trump ditengah aksi unjuk rasa tersebut.

Ia memakai topi bertuliskan “Make America Great Again” dan berjalan di pinggir pawai di Washington, DC.

Kyle sempat terlibat cek cok dengan para pengunjuk rasa anti-Trump dan Elon Musk.

“Kebanyakan orang tidak terlalu bermusuhan. Beberapa orang mengumpat,” kata Kyle yang menolak menyebutkan nama belakangnya.

Kebijakan kontroversi Trump telah mengguncang pasar keuangan dan membuat berang negara-negara di seluruh dunia dengan serangkaian tarif perdagangan yang ditetapkannya pada awal April ini.

Lebih dari 400 demonstran yang datang sekitar 4 mil (6 km) dari Mar-a-Lago di West Palm Beach yang juga berkumpul untuk memprotes Trump.

Ada pula para pengemudi mobil mengklakson sebagai tanda mendukung para demonstran yang mengenakan pakaian berwarna pastel dan khaki saat mereka lewat.

Pengjunjuk rasa memegang plakat bertuliskan “Trump adalah musuh rakyat”, selama demonstrasi ‘Hands Off!’ terhadap Presiden Trump dan penasihatnya Elon Musk sebagai bagian dari gerakan anti-Trump dan anti-Tesla di seluruh dunia, di Place de la Republique di Paris, Prancis, 5 April 2025. (Foto: REUTERS/Abdul Saboor)

“Pasar anjlok, Trump bermain golf,” demikian bunyi salah satu tanda.

Ditempat berbeda, aksi protes di Stamford, Connecticut juga berlangsung. Pria di Stamford bernama Sue-ann Friedman (84) membawa tanda buatan tangan berwarna merah muda cerah berisikan penolakan atas tindakan Trump yang memotong dana penelitian medis.

“Saya pikir hari-hari saya berkampanye sudah berakhir, lalu kita akan mendapatkan seseorang seperti Musk dan Trump,” ucap Friedman.

Pengacara pensiunan (74) di Stamford, Paul Kretschmann mengatakan unjuk rasa ini merupakan kali pertama diikutinya.

“Kekhawatiran saya adalah Jaminan Sosial akan dipangkas, kita akan kehilangan tunjangan, dan tidak akan ada yang mengelolanya sejak awal,” katanya.

“Saya khawatir ini semua adalah bagian dari rencana yang lebih besar untuk membubarkan pemerintah, agar Trump mempertahankan kekuasaannya,” tambah Kretschmann.

 

Editor: Erwin Syahril