Mercon makan tuan
“Petasan yang meledak itu, informasi diduga dirakit sendiri oleh korban,” kata Lalu.
Insiden serupa terjadi pula di Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim). 4 remaja di Dusun Kakahrejo Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Blitar terkena ledakan petasan rakitannya sendiri.
Mereka adalah HW (14) anak pemilik rumah, MFFK (16), MN (16), dan AS (13).
Saking ledakannya besar, listrik di rumah tempat mereka merakit padam dan merusak sebagian perabotan.
Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar mengatakan, akibat peristiwa itu, keempat dari mereka dibawa ke Rumah Sakit saat itu juga pada Minggu (30/3/25) dinihari.
“Iya (ada ledakan mercon) sekitar dini hari tadi di Dusun Kakahrejo Desa Sidorejo, Ponggok. Ada 4 korban,” kata Samsul Anwar, Senin (31/3).
“Korban terluka dan diduga akibat ledakan petasan yang dibuatnya di rumah salah satu korban. Luka bakar, ada yang putus jari tangannya. Masih dirawat di RSUD Srengat,” sambungnya.
Mercon makan tuan juga terjadi di Tulungagung, Jatim. 4 remaja terkena luka bakar dan dilarikan ke RSUD dr Iskak akibat ledakan mercon yang mereka buat.
“Kejadian sekitar pukul 21.30 WIB dengan jumlah korban luka ada empat orang,” kata Kapolsek Sumbergempol Iptu Mohammad Anshori, Senin (31/3/25).
Ia mengatakan insiden itu awalnya ketika 4 korban DAP (15), MRA (15), BSL (15), BMA (15) berkumpul untuk meramu bubuk mesiu ke selongsong petasan di Dusun Sadar, Desa Bendiljatikulon, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung pada Minggu (30/3) malam.
Keempat korban sebelumnya telah membeli bubuk mesiu melalui toko online. Hasil racikan mercon rencananya hendak diletuskan di hari pertama Lebaran.
Bubuk mesiu yang diramu mereka spontan terbakar. Keempat korban tersambar api yang mengenai luka bakar serius di wajah, tangan, dan kaki mereka.
“Informasi yang kami himpun, mesiu itu tidak meledak, tapi terbakar ngowos,” kata Anshori.
Editor: M. Ichsan






















