
Patrolmedia, Jakarta -:- Pagu Anggaran BP Batam Tahun 2025 yang semula sebesar Rp 1.992,72 miliar, kini menjadi Rp1.247.92 miliar, setelah kena pangkas.
Pemangkasan anggaran ini sesuai kebijakan efisiensi belanja yang di perintahkan Presiden Prabowo berdasarkan Inpres Nomor 1 Tahun 2025.
Kepala BP Batam Muhammad Rudi BP dalam laporannya terkait rencana efisiensi atas Anggaran Belanja Kementerian/Lembaga TA. 2025 menyampaikan, pihaknya sangat mendukung kebijakan efisiensi belanja, sebagaimana Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD TA. 2025.
“Menindaklanjuti instruksi Presiden dan sesuai hasil rapat pembahasan rekonstruksi efisiensi anggaran bersama Kementerian Keuangan yang dilaksanakan pada Selasa (11/2) kemarin, pagu DIPA ( Dokumen Isian Pelaksanaan Anggaran) BP Batam TA 2025 menjadi Rp1.247.92 miliar dari semula sebesar Rp 1.992,72 miliar,” kata Muhammad Rudi, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (12/2/2025).
Sebagai konsekuensi logis dari kondisi tersebut, lanjut Rudi, pihaknya tak memungkiri akan ada sejumlah dampak penurunan kualitas terhadap layanan yang diberikan.
Kendati begitu, dirinya dan jajaran tetap berusaha memaksimalkan layanan publik dan mendukung kebijakan prioritas pemerintah dalam menarik investasi.
Rudi tetap optimis menjadikan Batam sebagai kawasan ekonomi yang berdaya saing dan semakin modern.
“BP Batam akan terus berupaya memberikan layanan terbaik ke masyarakat dan pelaku usaha di KPBPB Batam,” kata dia.
Rudi juga mengapresiasi dan memohon dukungan ke Pimpinan dan Para Anggota Komisi VI DPR RI dalam pengembangan kawasan ekonomi strategis Batam baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan di masa akan datang.
“Kami tetap mengharapkan dukungan dari Komisi VI DPR RI demi terwujudnya kawasan Batam Rempang Galang sebagai kawasan ekonomi yang berprestasi dan bermartabat seperti kawasan serupa di negara lain,” tutupnya.
Editor: M. Ichsan






















