Donald Trump Resmi Jabat Presiden Amerika Serikat ke 47, Ini 8 Poin Pidatonya

Trump menyebut kegagalan pemerintahan pendahulunya, Joe Biden yang hadir di pelantikannya itu

Donald Trump Presiden AS
Trump berpidato setelah mengambil sumpah jabatan dan pelantikannya sebagai presiden ke 47 di Rotunda Gedung Capitol AS di Washington, DC, Amerika Serikat pada Senin 20 Januari 2025.(Foto: AP)

Donald Trump Presiden AS ke 47

Donald Trump Presiden AS
Presiden terpilih Donald Trump mencium Melania Trump sebelum pelantikan pada tanggal 20 Januari [Foto: AP)
7. Jadikan AS negara militer terkuat

Trump ingin mengembalikan kekuatan militer Amerika dengan fokus pada keamanan nasional dan menghindari konflik yang tidak perlu. Ia juga berjanji Amerika akan merebut kembali posisinya yang layak sebagai negara terbesar, terkuat, dan paling dihormati di dunia.

“Angkatan bersenjata kita akan bebas untuk fokus pada satu misi utama mereka-mengalahkan musuh-musuh Amerika. Seperti pada tahun 2017, kita akan kembali membangun militer terkuat yang pernah ada di dunia,” ujar Trump.

“Kita akan mengukur keberhasilan kita bukan hanya dari pertempuran yang kita menangkan, tetapi juga dari perang yang berhasil kita akhiri. Dan, yang mungkin paling penting, perang yang tidak pernah kita masuki. Warisan saya yang paling membanggakan adalah sebagai pembawa damai dan pemersatu. Itulah yang ingin saya capai-menjadi pembawa damai dan pemersatu.”

8. Hapus gender X, tegaskan hanya ada laki-laki dan perempuan

Trump juga berjanji akan langsung mencabut kebijakan yang menurutnya “mencoba mengatur ras dan gender dalam setiap aspek kehidupan publik dan pribadi.”

“Kita akan membentuk masyarakat yang tidak memandang warna kulit dan berbasis pada prestasi. Mulai hari ini, kebijakan resmi pemerintah Amerika Serikat akan menyatakan bahwa hanya ada dua jenis kelamin, laki-laki dan perempuan,” kata Trump.

Demikian 8 poin penting yang disampaikan Trump pada pidatonya usai dilantik.

Trump terlihat merayakan pelantikannya itu bersama istrinya, Ibu Negara Melania Trump, keluarganya dan wakil presiden barunya JD Vance.

Presiden AS yang baru itu mengambil sumpah jabatani luar ruangan di hadapan kerumunan besar pendukung yang berkumpul di halaman Mall.

Namun, suhu yang sangat dingin hampir mencapai titik terendah -11C di Washington DC, menyebabkan persidangan dipindahkan ke dalam ke Rotunda Capitol.

 

 

Editor: Fatmi Rahim