Donald Trump Resmi Jabat Presiden Amerika Serikat ke 47, Ini 8 Poin Pidatonya

Trump menyebut kegagalan pemerintahan pendahulunya, Joe Biden yang hadir di pelantikannya itu

Donald Trump Presiden AS
Trump berpidato setelah mengambil sumpah jabatan dan pelantikannya sebagai presiden ke 47 di Rotunda Gedung Capitol AS di Washington, DC, Amerika Serikat pada Senin 20 Januari 2025.(Foto: AP)

Donald Trump Presiden AS ke 47

Donald Trump Presiden AS
Presiden AS Donald Trump dan Wakilnya JD Vance berjalan di atas panggung untuk mengambil sumpah jabatan mereka pada tanggal 20 Januari di Rotunda Gedung Capitol AS di Washington, DC, Amerika Serikat (Foto: Reuters)

4. Imigrasi makin ketat

Dalam pidatonya, Trump juga berjanji bakal memperketat kebijakan imigrasi dan perbatasan AS. Ia menegaskan akan langsung meneken ratusan perintah eksekutif, beberapa di antaranya terkait imigrasi dan perbatasan.

“Pertama, saya akan mendeklarasikan keadaan darurat nasional di perbatasan selatan kita. Semua upaya masuk secara ilegal akan segera dihentikan. Kita juga akan memulai proses memulangkan jutaan imigran ilegal yang terlibat dalam tindak kriminal ke tempat asal mereka,” ucap Trump.

Trump bahkan akan mengerahkan pasukan ke perbatasan selatan Amerika yang bersebelahan langsung dengan Meksiko “untuk menghadang invasi yang telah merugikan negara kita.”

6. Pemulihan ekonomi Amerika

Trump juga berencana memulihkan perekonomian Amerika yang ia klaim kembali berantakan dengan berbagai kebijakan dan kerja sama internasional yang merugikan Negeri Paman Sam. Trump bertekad mengandalkan sumber daya energi Amerika untuk menurunkan harga, meningkatkan produksi, dan menjadikan AS eksportir energi utama.

Trump juga akan menerapkan tarif ke negara asing dan menjadikan AS sebagai negara manufaktur lagi, bersaing dengan China.

“Saya akan mengarahkan seluruh anggota kabinet saya untuk mengerahkan kekuatan besar yang mereka miliki demi mengalahkan inflasi yang memecahkan rekor dan menurunkan biaya serta harga dengan cepat. Krisis inflasi ini disebabkan oleh pengeluaran besar-besaran dan kenaikan harga energi yang tidak terkendali,” kata Trump.

“Karena itu, hari ini saya juga akan mendeklarasikan keadaan darurat energi nasional. Kita akan melakukan eksplorasi energi besar-besaran. Drill, baby, drill!” paparnya menambahkan.

6. Tegaskan rebut kembali Kanal Panama hingga ubah nama Teluk Meksiko

Trump menegaskan akan merebut kembali tempat yang seharusnya sebagai negara terbesar, terkuat, dan paling dihormati di dunia, yang menginspirasi kekaguman dan penghormatan seluruh dunia. Dalam waktu dekat, kata Trump, ia akan mengganti nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika.

“Dan kita akan mengembalikan nama Presiden William McKinley yang hebat ke Gunung McKinley, di tempat yang seharusnya dan memang menjadi tempatnya. Presiden McKinley membuat negara kita sangat kaya melalui tarif dan bakatnya,” ucap Trump.

Saat memuji pencapaian McKinley, Trump juga menyinggung Terusan Panama, yang menurutnya dengan bodohnya telah diberikan kepada Panama secara penuh. Trump turut mengeluh soal kapal-kapal dagang Amerika dikenakan biaya yang sangat tinggi dan tidak diperlakukan dengan adil saat melawati Kanal Panama.

“Coba pikir ini, Amerika Serikat telah menghabiskan lebih banyak uang daripada yang pernah dikeluarkan untuk proyek manapun sebelumnya dan kehilangan 38.000 nyawa dalam pembangunan Terusan Panama. Kita telah diperlakukan dengan sangat buruk akibat pemberian bodoh ini yang seharusnya tidak pernah terjadi. Janji Panama kepada kita telah dilanggar,” ujar Trump.

Kapal-kapal Amerika dikenakan biaya yang sangat tinggi dan tidak diperlakukan dengan adil dalam bentuk apapun, termasuk Angkatan Laut Amerika Serikat. Dan yang lebih parah, China mengoperasikan Terusan Panama. Dan kami tidak memberikannya kepada China, kami memberikannya kepada Panama, dan kami akan mengambilnya kembali.”