
Patrolmedia.co.id, Batam – Panbil Grup melakukan pembangunan kawasan industri tambahan di atas lahan seluas 70 hektar di Muka Kuning.
Dengan nama Panbil Industrial Estate (PIE) Muka Kuning Tahap 2 ini, pengembangan tersebut jadi solusi kebutuhan investor yang memerlukan lahan untuk memulai maupun mengembangkan pabrik usahanya di Batam.
Lokasi strategis yang berjarak dekat dari Singapura, bakal jadi nilai tambah karena memperoleh keunggulan kompetitif, mengingat negera tetangga tersebut berperan sebagai pintu gerbang utama menuju pasar internasional.
“PIE Muka Kuning Tahap 2 ini merupakan pengembangan dari kawasan industri Panbil Muka Kuning seluas 130 hektar yang sudah lama dikenal dan dibangun sejak tahun 2001,” ujar Deputy Marketing Director Panbil Industrial Estate (PIE) Agnes Budiman, Selasa (10/12/24).
Agnes menjelaskan, penambahan serta pembukaan lahan industri 70 hektar itu menawarkan berbagai macam ukuran bangunan mulai dari bangunan standar (standard factory building) dengan luas 2.000 m2, 3.000 m2 dan 4.000 m2.
Kemudian, disiapkan juga custom-built factory atau built to suit, dimana kategori bangunan ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan bentuk bangunan yang diinginkan investor untuk luas bangunan lebih dari 5.000 m2.
Pengembangan terbaru Panbil Grup ini semakin memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan bisnis serta investasi di Batam.
“Ini kita bangun sekaligus memberi kontribusi nyata bagi sektor industri lokal dan mancanegara yang tengah berkembang pesat,” sebutnya.
Agnes memapar, salah satu daya tarik utama dan ciri khas dari PIE yaitu self-sufficient dan self-integrated industrial estate.
Fasilitas self-sufficient yang disediakan Panbil antara lain pembangkit listrik / Power Plant, pengolahan air bersih / Water Treatment Plant, serta pengolahan air limbah / Wastewater Treatment Plant.
Menurut Agnes, dengan adanya konsep self-sufficient yang diberikan, kawasan ini dapat memastikan pasokan utilitas yang handal bagi para tenant.






















