Miftah Diminta Dicopot Dari Utusan Khusus Presiden, Berbagai Petisi Bermunculan

Miftah Didesak Dicopot
Miftah Diminta Dicopot
Ekspresi wajah Sun Haji penjual es teh bakulan terlihat berubah setelah ucapan Gus Miftah yang dinilai menghina. (Foto: Tangkapan layar video viral).

Petisi lainnya, Desak Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman mundur dari jabatannya.

Gejolak publik menginginkan Gus Miftah untuk dicopot dari jabatan yang diberikan Prabowo itu lantaran video viralnya yang menghina dan mengolok-olok seorang penjual es teh bakulan.

Dalam video viral saat ia berdakwah di Ponpes Magelang, Jateng, beberapa waktu lalu, Miftah Miftah melontarkan ucapan “goblok” kepada pedagang itu.

Miftah sendiri sudah meminta maaf ke publik melalui video dan meminta maaf langsung ke penjual teh bernama Sunhaji.

Gus Miftah sudah mendatangi Sunhaji, penjual es teh itu juga sudah datang ke tempat tinggal Miftah.

Terkait petisi tersebut, Miftah enggan merespons banyaknya desakan kepada pemerintah agar dirinya dicopot dari jabatan Utusan Khusus Presiden.

“Enggak usah tanya itu, enggak usah tanya itu. Bukan wewenang saya. Udah, udah itu bukan wewenang saya,” kata Gus Miftah ditemui di Ponpes Ora Aji, Kalasan, Sleman, DIY, Rabu (4/11).

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Ujang Komaruddin menyebut Presiden Prabowo menerima berbagai masukan. Hal itu ia sampaikan merespons desakan pencopotan Miftah.

“Ya semua aspirasi dari warga negara Indonesia, semua tokoh bangsa, baik kelas menengah, atas, ataupun bawah akan ditampung dan diperhatikan oleh Pak Presiden,” kata Ujang.

 

(Ich/Red)