Zul Elfian Raih Penghargaan
“Sumbar dalam mewujudkan visi dan misi tersebut melalui program unggulan yaitu mencetak 100.000 milenial dan women enterpreneur” Tuturnya.
Program unggulan itu dilakukan secara kolaborasi oleh seluruh stakeholder seluruh Provinsi Sumbar seperti OPD Prov sumbar dan Kabupaten/kota, BUMN/ BUMD, Kemeterian/Lembaga, Perguruan tinggi, Organisasi/Komunitas/LSM, Masyarakat dan institusi lainnya.
Tujuannya adalah agar dapat mengurangi angka pengangguran terbuka di Sumatera Barat.
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan saat ini pemerintah tengah fokus pada ekosistem kelembagaan koperasi, salah satu upaya adalah merevisi UU perkoperasian utk menjawab tantangan secara global, melalui pembahaaruan dalam RUU tersebut diharapkan dpaat tercipta ekosistem kelembagaan koperasi yang lebih tangguh.
Berbagai isu strategis telah dibuat dalam RUU tersebut Mulai dari ketentuan modal koperasi, lapangan usaha koperasi berdasarkan klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI), adopsi tekhnologi digital dalam tata Kelola dan usaha.
Kemudian rekognisi koperasi syariah, afirmasi kepada koperasi sektor riil, hingga pengaturan sanksi pidana untuk meningkatkan perlindungan terhadap badan hukum koperasi dan anggotanya.
Tak hanya itu, Agus menjelaskan kementerian Perindustrian siap untuk bekerja sama dengan DEKOPIN untuk mensukseskan program pemerintah yang disebut dengan program peningkatan penggunaan produksi dalam negeri.
“Kami sangat ingin melihat koperasi-koperasi yang berkategori entitas usaha besar, yang bisa bersaing dengan konglomerasi yang tengah ada di indonesia, ini juga menjadi chalange bagi kita bersama” tutupnya. (Abak)




















