Event Rang Solok Baralek Gadang Masuk KEN 2022 Kemenparekraf

Menpa
Menparekraf Sandiags Uno membuka kegiatan KEN 2022 di Jakarta. (Foto: Ist)

Patrolmedia.co.id, Jakarta – Kota Solok patut berbangga, sebab event pariwisatanya yakni Rang Solok Baralek Gadang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Event Rang Solok Baralek Gadang satu dari tiga event Sumatera Barat (Sumbar) yang terpilih di KEN 2022.

Ketiga event pariwisata Sumbar yang masuk dalam KEN 2022 itu sudah melalui proses seleksi yang ketat oleh dewan kurator di tingkat provinsi dan nasional.

Prestasi membanggakan dari Kota Solok ini terungkap pada Peluncuran KEN 2022 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Selasa (1/3/2022).

Kharisma Event Nusantara sendiri merupakan penyempurnaan dari Calendar of Event (COE) yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Kemenparekraf/Baparekraf.

Kegiatan itu dihadiri Presiden Jokowi sekaligus memberikan sambutan persemian KEN secara online.

Hadir juga Menparekraf Sandiaga Uno, Wamenparekraf Angela Herliani Tanoesoedibjo, Menpora Zainudin Amali, Kabaharkam mewakili Kapolri, dan jajaran Eselon I Kemenparekraf serta kementerian terkait.

Dari Sumbar, turut hadir mewakili Gubernur, Kadispar Sumbar, Luhur Budianda, didampingi Kabid Pemasaran, Hendri Agung.

“Alhamdulillah pada KEN tahun ini tiga event Sumatera Barat diakui sebagai event nasional oleh Kemenparekraf. Event tersebut adalah Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (Kota Sawahlunto), Rang Solok Baralek Gadang (Kota Solok) dan Festival Pesona Minangkabau (Kabupaten Tanah Datar),” kata Kadispar Sumbar, Luhur Budianda menyatakan kegembiraannya.

Luhur yang pernah menjabat Pj. Walikota Solok itu menerangkan, proses penilaian hingga ditetapkan sebagai iven nasional, diawali seleksi iven kabupaten dan kota se-Sumbar oleh Dewan Kurator Provinsi Sumbar.

Selanjutnya, ditetapkan 10 iven tingkat provinsi untuk diajukan ke tingkat nasional.
Total sebanyak 319 iven dari 34 provinsi se-Indonesia kemudian disaring oleh Dewan Kurator Nasional Kemenparekraf menjadi 168 event.