Rudi menyebut ada 36 cabang olahraga yang bernaung di bawah KONI Kabupaten Solok. Mundur merupakan bagian dari tanggungjawab Rudi sebagai patriot olahraga.
“Lebih baik mundur dari pada atlet teraniaya,” ucapnya.
Disinggung soal Bupati Epyardi Asda minta anggaran KONI diperiksa pihak berwenang, Rudi menyebut dengan senang hati langkah itu silahkan dilakukan.
Epyardi Asda Minta Anggaran KONI di Periksa, Rudi Horizon Mendadak Undur Diri
Sebab, menurut Rudi setiap pengeluaran keuangan KONI kepada cabang olahraga selalu dilakukan secara non tunai. Maka, tidak ada peluang untuk tindakan penyelewengan.
“Setiap tahun kita selalu melakukan audit dan diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hasilnya tidak ada temuan, karena dalam kepengurusan KONI terdapat orang Inspektorat,” katanya.
“Saya paling takut berurusan dengan hukum apalagi menyangkut dana APBD,” kata Cader, sapaan akrab Rudi.
Usai undur diri dari Ketua KONI Kabupaten Solok, Rudi gercep (gerak cepat) mengikuti Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) untuk ikut mencalonkan diri sebagai Ketua KONI Kota Solok periode 2021-2025.
Pemilihan Ketua KONI Kota Solok itu rencananya bakal digelar di Gedung Kubung Tigobaleh, Kota Solok pada 13 Desember 2021.
Penulis: Niko Irawan
Editor: M Ichsan




















