Mengenal 6 Istri Raden Wijaya, Raja Pertama Majapahit

Ilustrasi perempuan-perempuan Majapahit. (Foto Ilustrasi)

Dara Jingga

Sewaktu masih diperistri Raden Wijaya, Dara Jingga yang disebut sebut adik kandung Dara Petak, juga diberi gelar Alaki Dewa (wanita yang bersuamikan dewa).

Namun, entah kenapa Dara Jingga kemudian diberikan oleh Raden Wijaya kepada Kebo Anabrang yang juga merupakan Panglima Perang pendamping Raden Wijaya dalam ekspedisi Pamalayu di Sumatera.

Dikisahkan juga, setelah beberapa lama di Majapahit, Dara Jingga memutuskan kembali ke Kerajaan Dharmasraya. Dara Jingga juga dikenal sebagai Bundo Kanduang dalam Hikayat atau Tambo Minangkabau.

Bagi Raden Wijaya, semua istrinya itu memiliki sosok yang berbeda-beda

Dyah Dewi Tribhuwana Parameswari dikisahkan memiliki keunggulan dalam permainan kata atau disebut Mahalalita.

Dyah Dewi Narendra Duhita Mahadewi menjadi landasan percintaan Raden Wijaya.

Dyah Dewi Prajnaparamita Jayendradewi memiliki kesetiaan dan berperilaku luhur.

Dyah Dewi Gayatri Rajapatni  berparas cantik luar biasa dan paling disayang Raden Wijaya. Bahkan, hubungan mereka dilukiskan bak sepasang Dewa Siwa dengan Dewi Uma.

Menurut Kronik Cina, Dara Petak istri yang paling mampu mengambil hati Raden Wijaya, sehingga ia diberi gelar Sri Tinuben Pura (Istri yang dituakan dalam Istana).

Penulis & Editor: Erwin Syahril