
Patrolmedia.co.id, Jakarta – Setelah Indonesia mengalami kemerosoton ekonomi pada kuartal pertama 2021 yakni -0.74% dan kuartal kedua 2021 menanjak menjadi 7,97%, akhirnya menyentuh 3,51% pada kuartal ketiga 2021.
Hal itu menunjukan perekonomian mulai pulih kembali seiring melandainya kasus Covid-19 di Indonesia.
Memperhatikan kondisi itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bersama Self-Regulatory Organization (SRO), salah satunya Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar CEO Networking 2021 bertajuk “Stepping up to Regain the Economic Growth”.
Acara itu masih dalam rangkaian peringatan 44 tahun diaktifkannya kembali pasar nodal Indonesia.
CEO Networking 2021 itu bakal digelar virtual pada pertengahan November 2021 ini dengan menghadirkan pembicara dari pemerintah pusat.
Nantinya, para pembicara akan memapar informasi terkini kepada CEO dari stakeholders di pasar modal Indonesia, di antaranya Perusahaan Tercatat, Anggota Bursa, Perusahaan Binaan IDX Incubator, Bank Kustodian, Manajer Investasi, Selling Agent serta perwakilan Asosiasi, Investor Institusi, kalangan akademisi dan stakeholders lainnya.
Acara CEO Networking 2021 diharapkan meningkatkan kompetensi, wawasan, dan memberikan optimisme ke para peserta dari stakeholders pasar modal Indonesia untuk bersinergi mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang akan berdampak positif pada iklim pertumbuhan ekonomi.
Acara itu diharapkan dapat membantu CEO serta pelaku bisnis dalam mengatur strategi ke depannya, sekaligus bersinergi untuk memanfaatkan peluang yang ada di tengah tantangan ekonomi, baik dalam maupun luar negeri.
Hal itu demi mendukung kegiatan usaha perusahaan dan secara berkesinambungan mendukung kemajuan pasar modal Indonesia.
Acara CEO Networking 2021 dibuka oleh Direktur Utama BEI Inarno Djajadi.






















