3 Atlet Gulat yang Raih Medali di PON Papua Kecewa, Bupati Solok Dinilai Tak Peduli

Ketiga atlet itu adalah Heru Fernandes, Gilang Ilhaza Fernandes dan Delfita yang berhasil meraih medali perak di 3 kelas berbeda.

“Kami dengan orang memperjuangkan kami maka kami akan lebih berjuang lagi untuk daerah ini,” kata Gilang.

Meski begitu, Gilang mengaku sedih dan kecewa karena Bupati telah mengosongkan anggaran untuk KONI Solok sehingga berdampak pada atlet yang berangkat PON Papua.

“Kita salut dengan masyarakat yang menyumbang dan total sumbangan ada Rp14 juta ditambah dari wakil bupati Rp2 juta dan anggota DPRD Solok Rp2 juta. Total ada Rp18 juta sumbangan tersebut dan dibagi rata ke seluruh atlet Solok yang berangkat PON,” kata Gilang.

Sebelumnya warga Kabupaten Solok, berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp18 juta untuk para atlet asal daerah itu yang akan mengikuti PON XX Papua pada Oktober 2021.

Ia menuturkan, mendapat dana sebesar Rp1 juta dari sumbangan itu dan bukan tergantung jumlahnya namun ini memberikan dirinya motivasi dan semangat untuk berbuat lebih di pertandingan.

Menurut dia sumber daya masyarakat di Sumatera Barat ini sangat bagus-bagus terutama atlet namun kendalanya mereka banyak yang di sia-siakan dan tidak mendapat perhatian dan bimbingan untuk menjadi atlet yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

“Atlet membutuhkan gizi, uang saku yang cukup, tempat istirahat dan juga pekerjaan. apabila semua itu diberikan mereka akan lebih berjuang lagi untuk mengharumkan nama daerah,” sebut Gilang.

Ditempat berbeda, Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Solok Mevrizal mengatakan dana yang diterima dari para relawan Rp18 juta dan disalurkan secara merata ke para atlet dan pelatih, masing-masing Rp1 juta.

Donasi itu dikumpul sekitar 3 minggu oleh para relawan “Sejuta koin untuk atlet PON Sumbar asal Kabupaten Solok,” sejak akhir Agustus 2021.

“Sejumlah relawan mengumpulkan sumbangan di Kompleks Kantor Bupati Solok pada 30 Agustus 2021, dilanjutkan di depan Kampus UMMY Kotobaru pada 31 Agustus 2021, dan di depan SMAN 1 Gunung Talang pada 1 September 2021,” kata Mevrizal.