“Drainase dan jalan yang tsk layak cukui berdampak bagi masyarakat, diharapkan Pemko menganggarkan kembali di APBD perubahan tahun 2020,” katanya.
Selain itu, Pemko diminta menunjukkan rincian anggaran biaya tidak langsung dalam penyusunan APBD Perubahan penanggulangan Covid 19.
“Untuk anggaran perubahan 2020, kami berharap Pemko lebih fokus memberikan bantuan sosial dan kesejahteraan masyarakat,”
“Kita mendesak Pemko fokus dalam pemulihan pasca new normal terhadap perekonomian, pariwisata, dan pendidikan,” kata Wazadly.
Kemudian, program subsidi seperti gas bersubsidi yang sebelumnya 1.000 tabung gas, agar ditingkatkan.
“Kebutuhan gas subsidi rumah tangga dan UMKM semakin bertambah, maka ini perlu ditingkatkan,” katanya.
Pandangan lain, Wazadly menyebut Pemko Solok lebih tegas memerintahkan ASN yang sumber gajinya dari APBD Solok, agar tidak terlibat politik praktis di Pilkada Solok mendatang.





















