Disamping itu Zul juga menyinggung tentang potensi kopi Payo yang sudah terkenal sejak tahun 1840.
Zul meminta trik-trik dari Direktur buah dan Florikultura.
“Kami berterimakasih kepada Direktur yang telah mempromosikan Bunga Krisan Payo di berbagai media, sehingga semakin dikenal di Indonesia bahkan dunia,” ucapnya.
Senada dengan itu, Liferdi Lukman memberikan semangat ke Pemko Solok dalam mengembangkan bunga Krisan Payo hingga menjadi komoditi ekspor.
Liferdi yang juga Putra asli Solok itu menyebut Kementan selalu memprioritaskan daerah yang konsen dan didukung Kepala Daerahnya untuk memajukan sektor Pertanian.
“Keseriusan Wako Solok dalam membangun bunga Krisan Payo dan Kopi Payo sangat kami apresiasi. Semoga kedepannya seluruh pihak terkait sepenuh hati mewujudkan impian ini,” tutupnya.
Penulis: Niko Irawan
Editor: M. Ichsan






















