Saat ini ada 2 Harbour Mobile Crane (HMC) yang telah disediakan dan 2 Rubber Tyred Gentry Crane (RTG) yang sudah beroperasi hasil kerjasama operasi (KSO) alat dengan Pelindo I.
“Sampai Juni kemaren total TEUs di pelabuhan Batu Ampar hampi mencapai 439.000 TEUs, dengan rincian 309.000 TEUs, sisanya ari pelabuhan Kabil dan lainnya,” sebutnya.
Dwi berharap kedepannya tahap pemaksimalan dermaga utara, khususnya konstruksi lama, dapat direvitalisasi bersama dengan dermaga timur dan selatan.
Ia mengatakan revitalisasi butuh biaya cukup besar dengan harapan skema-skema kerjasama itu dapat di dorong.
“Memang sudah kehabisan waktu untuk bisa melaksanakan itu dengan skema-skema yang alternatif, jadi kami melihat, ada BUMN yang cukup punya kekuatan dana bisa membantu BP Batam mengembangkan ini,” katanya.
“BP Batam selalu intens membahas bersama Kementerian Keuangan soal administratif yang perlu disiapkan,” tambahnya.
Editor: Agus Hadwidayat






















