
“Apabila iklim usaha di Batam cukup kondusif, dan biaya logistik cukup kompetitif, maka tidak menutup kemungkinan fasilitas di Batam bisa sebesar fasilitas Pegatron di Shanghai atau Suzhou, dimana kapasitas produksinya bisa menciptakan lapangan kerja sampai dengan 50.000 tenaga kerja,” kata Charles.
Direktur Promosi dan Humas BP Batam Dendi Gustinandar mengapresiasi atas pelaksanaan investment business forum tersebut.
Ia mengatakan hasil forum itu mendapat respon positif dari salah satu asosiasi di Taiwan di bidang Electrical & Electronic, dan berjanji membawa rombongan pengusaha Taiwan berkunjung ke Batam pada awal September tahun ini.
“Hasil pertemuan one on one dengan perusahaan terbesar di Taiwan penghasil produk smart devices juga tertarik menanamkan modalnya di Batam dan akan melakukan kunjungan ke Batam untuk melihat secara langsung iklim investasi di Batam,” kata Dendi.
Ia pun meyakini pihaknya optimis jika terealisasi investasinya di Batam akan mendorong perekonomian Batam semakin bergairah.
“Pertumbuhan ekonomi di Batam diharapkan dapat kembali melebihi pertumbuhan ekonomi nasional seperti yang pernah dicapai di masa lalu,” kata dia. (Fatmi)






















