Pakai Aplikasi HIPO, Beli Pulsa Lebih Hemat Hingga Ditanggung BPJS Ketenagakerjaan

CEO HIPO, Andi Junaedi Nyompa saat menghadiri seminar HIPO di Pontianak, beberapa waktu lalu. (Foto: Tribun/Nina Soraya).

Dengan jumlah anggota yang semakin banyak, ia ingin memberikan rasa aman bagi para anggota dalam beraktivitas di HIPO.

Karena itu, kata Andi, saat ini segala sesuatu terkait payung hukum telah dipersiapkan, sehingga legalitas HIPO semakin kokoh.

Andi juga memapar, tugas HIPO membidik para milenia yang berpotensi dan HIPO bertanggungjawab mengembangkan potensi tersebut.

Contohnya, jika ada yang ahli dalam sektor peternakan, tapi belum punya modal untuk usaha, maka HIPO hadir di situ untuk membantu mereka.

“Bagi mereka yang sudah punya usaha tapi belum punya merek dagang, Hipo harus memfasilitasi agar anggotanya terlindungi merek dagang,” kata pengusaha asal Makassar itu.

Andi mengatakan, kedepannya dengan jumlah anggota yang terus bertambah, HIPO di targetkan bisa meraup lebih banyak lagi pundi-pundi rupiah dari iklan Google Adsense

Melalui aplikasi HIPO yang digunakan setiap waktu oleh para anggota, tentu saja menjadi incaran Google khususnya untuk pariwara atau iklan.

“Setiap anggota yang sentuh aplikasi Hipo, maka Google harus bayar minimal Rp 10. Perkiraan kami dari jumlah anggota dan intensitas memakai aplikasi, maka paling tidak kita bisa menghasilkan Rp 50 juta dalam sehari,” kata Andi.

“Intinya kami berkomitmen untuk terus mengembangkan Hipo,” tuturnya.

Editor: Chandra Adi Putra