Arief meminta polisi segera menangkap penyebar berita bohong itu.
“Orang-orang jahat yang mengganggu penyelenggaraan pemilu harus ditangkap,” sebutnya.
Sebelumnya, isu 7 kontainer surat suara tercoblos itu dikemukakan oleh Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief di akun Twitternya, pukul 20.05 Wib. Namun cuitan itu tak lama dihapus oleh Andi Arief sendiri.
“mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar”. Demikian cuitan Andi Arief.
Kabar bohong itu juga menyebut ada 70 juta surat suara sudah dicoblos di nomor urut 01 sebanyak 7 kontainer. Dalam rekaman juga menyebutkan surat suara berasal dari China dan sudah disita TNI Angkatan Laut.
Namun KPU telah memastikan kabar itu adalah hoax.
Editor: Niko Irawan






















