Pemerintah AS Diminta Melarang Bisnis Perusahaan Huawei

Ilustrasi perusahaan jaringan asal Cina, Huawei. (Foto: net)

Bisnis tersebut dianggap melanggar perjanjian antara Huawei dengan AS dan Eropa terhadap negara Timur Tengah.

Menurut CNN, jaksa Crown John Gibb-Carsley menuturkan, Huawei telah mengoperasikan Skycom tanpa sepengetahuan lembaga keuangan AS.

Meng Wanzhou dituduh menyembunyikan hubungan antara kedua perusahaan, meski sebenarnya karyawan Skycom bekerja untuk Huawei.

Lembaga keuangan AS menjelaskan transaksi bisnis Skycom melanggar undang-undang dan mereka berencana menjatuhi denda.

Sayangnya, Jaksa Crown tak menyebutkan nama-nama bank dan lembaga keuangan yang terlibat dalam lingkaran bisnis itu.

Soal penangkapan dan penahanan, kuasa hukum Meng Wanzhou, David Martin mengatakan bukti yang ditampilkan jaksa tidak membuktikan bahwa kliennya melanggar hukum AS dan Kanada.

Disamping itu, jaksa menolak pengajuan uang jaminan karena dianggap sebagai milioner ia bisa dengan mudah merogoh kocek berapa pun untuk melarikan diri.

 

Editor: Chandra Adi Putra