2 Tahun Memimpin, Wako Solok Dinilai Gagal Meraih Adipura

Sertifikat Adipura Kota Solok tahun 2016-2017 lalu. (Foto: Patrolmedia/Niko Iwan)
Panbil Mall

Kendati begitu, di tahun 2018 ini tahapan proses penilaian adipura mulai berjalan. Sukardi menyampaikan, tim Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) sudah turun dalam penilaian pertama.

“Alhamdulillah Solok mendapat nilai pertama dari 13 daerah di Sumbar,” ucapnya.

Untuk penilaian kedua, sudah berjalan selama 2 hari, terdiri dari tim Kementerian Lingkungan Hidup dan didampingi Dinas KLH provinsi Sumbar.

“Semoga ditahun ini kota Solok mampu meraih penghargaan adipura,” harapnya.

Lain dari itu, sebut saja Tarna (nama disamarkan) salah seorang petugas kebersihan di Solok mengakui, kalau profesi yang ia jalani dilakukan dengan senang hati, demi kebersihan kota Solok.

Meskipun Tarna sudah bertugas menyapu dari subuh sampai pukul 09.00 Wib pagi, dan dilanjutkan pukul 14.00 sampai pukul 16.00 Wib sore ini, namun dia mengungkapkan rasa sedih yang terselubung. Karena kota yang ia cintai ini, belum berhasil meraih penghargaan adipura.

“gimana tidak, penghargaan adipura itu lah penyemangat kami dalam berkerja,” ungkap dia bernada sedih.

 

Penulis: Niko Irawan
Editor: Erwin Syahril