Persita Akhiri Laju Sempurna Persija Lewat Gol Menit Akhir di Serang

Panbil Mall

Persita Tangerang memutus rentetan kemenangan Persija Jakarta setelah menang 3-2 pada pekan kelima Super League 2025/2026 di Stadion Banten Internasional, Serang, Sabtu (17/10/2026). Laga ini berlangsung dramatis karena sempat diwarnai penundaan sekitar 30 menit pada babak kedua, lalu ditentukan oleh gol injury time yang dicetak Andrejic Aleksa. Hasil tersebut membuat Persija tetap berada di puncak klasemen dengan 13 poin, sedangkan Persita menempel di posisi ketiga dengan 11 poin.

Persita tampil agresif sejak menit awal dan langsung membuka keunggulan pada menit ke-5. Serangan cepat tuan rumah membuat pertahanan Persija kerepotan sebelum Luquinhas menuntaskan peluang dengan sundulan yang mengecoh Nadeo Argawinata. Gol cepat itu memberi kepercayaan diri lebih bagi Pendekar Cisadane, yang terus menekan tim tamu pada fase awal pertandingan.

Persija tidak tinggal diam. Setelah sempat mengancam melalui Stjepan Loncar, mereka menyamakan skor pada menit ke-18 lewat Fabio Calonego. Proses gol itu berawal dari umpan lambung Kwon Changhoon ke area kiri kotak penalti, yang sempat coba dibuang Javlon Guseynov. Bola justru jatuh ke kaki Calonego dan disambar keras ke gawang Igor Rodrigues. Setelah itu, Persija kembali menekan, termasuk lewat peluang Arlyansyah pada menit ke-21, tetapi belum ada tambahan gol hingga jeda.

Memasuki babak kedua, pertandingan sempat tertunda karena situasi yang disebut tidak kondusif. Ofisial dan match commissioner terlihat berdiskusi di tepi lapangan sebelum laga dilanjutkan kembali. Setelah permainan dimulai lagi, Persija lebih dulu mengancam lewat Loncar pada menit ke-49, namun Igor masih sigap mengamankan bola.

Persita kemudian kembali memimpin pada menit ke-61 melalui Rayco Rodriguez. Gol ini lahir dari skema tendangan bebas pendek yang disusun rapi: Pablo Ganet mengalirkan bola kepada Rayco yang berdiri tanpa kawalan di luar kotak penalti, lalu melepaskan tembakan terarah ke gawang. Keunggulan tuan rumah sempat terancam lagi setelah wasit meninjau VAR atas insiden di kotak penalti yang melibatkan Dion Markx dan Rayhan Hannan. Setelah pengecekan, Persija tetap mendapat penalti dan Alexander Jeremejeff mengeksekusinya dengan baik pada menit ke-74 untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Persija berupaya mencari gol kemenangan pada menit-menit akhir, tetapi rapatnya pertahanan Persita membuat peluang mereka tak berkembang. Justru tuan rumah yang memanfaatkan ruang pada masa tambahan waktu delapan menit. Hokky Caraka membawa bola ke area serang sebelum mengirim umpan kepada Andrejic Aleksa, yang baru masuk pada menit ke-83. Dari depan gawang, Aleksa melepaskan sepakan yang tak mampu dihentikan Nadeo dan memastikan Persita menutup laga dengan kemenangan 3-2 pada menit ke-90+5.

Hasil ini menjadi pukulan bagi Persija yang sebelumnya berusaha menjaga laju positif mereka. Sebaliknya, Persita menunjukkan efektivitas tinggi dalam memanfaatkan momen penting, baik saat memimpin lebih dulu, kehilangan keunggulan, maupun ketika pertandingan memasuki fase paling menentukan di penghujung laga. Skor akhir Persita Tangerang 3-2 Persija Jakarta menjadi penutup duel yang penuh tensi, jeda, dan pergantian momentum.