Zarima Mirafsur mengaku hubungan dengan putranya, Yusuf Kartiko, sempat merenggang setelah masa lalunya kembali ramai dibicarakan di media sosial. Situasi itu muncul ketika nama Yusuf ikut menjadi sorotan publik usai ia diperiksa sebagai saksi dalam perkara yang melibatkan Betrand Peto dan Bebby Hatami di Polda Metro Jaya, Kamis (15/10/2026).
Menurut Zarima, reaksi warganet yang mengaitkan masa lalunya dengan anak-anaknya membuat Yusuf tersinggung dan memilih diam selama beberapa hari. Ia menyebut putranya sempat tidak berkomunikasi dengannya dalam beberapa hari setelah akun-akun tertentu menyinggung latar belakang dirinya. “Memang sempat Yusuf sedikit ngambek ya, sama saya tidak ngomong berhari-hari beberapa hari ya, sejak ada kejadian bahwa ya itu akun-akun itu yang telah mengaitkan dengan masa lalu saya kepada anak-anak saya,” kata Zarima saat ditemui di Polda Metro Jaya.
Zarima juga menceritakan bahwa tekanan di media sosial ikut berdampak pada kondisi Yusuf. Ia mengatakan sang putra sampai kehilangan selera makan setelah namanya terseret dalam komentar negatif netizen. Meski begitu, Zarima menilai Yusuf tetap berusaha bersikap profesional dan menjalankan kegiatannya seperti biasa. “Ya, sempat Yusuf seperti itu ya, dia enggak mau makan, ya. Tapi, insyaAllah dia secara profesional,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Zarima menegaskan bahwa ketiga anaknya, termasuk Yusuf Kartiko, tidak punya hubungan dengan persoalan masa lalu yang kini kembali disorot. Ia meminta publik berhenti menyeret anak-anaknya ke dalam penilaian atas kesalahan yang bukan perbuatan mereka. Zarima menekankan bahwa anak-anaknya tidak mengetahui dan tidak terlibat dalam urusan apa pun yang berkaitan dengan masa lalunya.
Ia juga menjelaskan bahwa Yusuf saat ini masih aktif bekerja di dunia hiburan. Menurut Zarima, putranya masih menjalani syuting dan bermain dalam sinetron Ternyata Ini Cinta, sehingga tudingan yang muncul di internet justru mengganggu pekerjaannya. Zarima menyebut Yusuf sedang mencari nafkah secara halal, namun malah menjadi sasaran hujatan dan cacian di media sosial.
Sebelumnya, kemunculan Yusuf di Polda Metro Jaya sebagai saksi membuat namanya semakin dikenal luas. Namun perhatian itu justru berbalik menjadi serangan terhadap keluarganya, karena sejumlah warganet mengungkit masa lalu Zarima dan bahkan melontarkan fitnah kepada Yusuf, termasuk tuduhan soal narkoba. Zarima pun mengambil langkah hukum dengan melaporkan akun-akun yang dinilai menyebarkan fitnah terhadap putranya.






















