Bek Mees Hilgers menyatakan keinginannya untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia pada agenda FIFA Match Day November 2026. Pemain berusia 25 tahun itu menilai peluangnya terbuka karena saat itu ia berharap sudah bisa kembali tampil dalam pertandingan, termasuk ketika Indonesia dijadwalkan menghadapi Yordania, salah satu peserta Piala Dunia 2026.
Hilgers menjelaskan, dirinya telah berkomunikasi dengan Pelatih Indonesia John Herdman terkait kondisi dan situasinya di Heerenveen. Dari pembicaraan itu, keduanya sepakat bahwa ia tetap berada di klubnya untuk sementara waktu. Ia menyampaikan hal tersebut dalam wawancara dengan media Belanda, Voetbalprimeur, yang dikutip pada Jumat, 9 Oktober.
Dalam pernyataannya, Hilgers juga mengisyaratkan optimisme untuk mendapat panggilan pada November mendatang. Ia menilai saat itu kemungkinan besar dirinya sudah siap kembali bermain dan kembali bergabung dengan skuad Garuda. Harapan itu menjadi penting baginya setelah sebelumnya tidak bisa hadir dalam momen yang menurutnya sangat bersejarah bagi sepak bola Indonesia.
Hilgers mengaku bangga atas keberhasilan Indonesia mengakhiri penantian panjang gelar juara selama 35 tahun. Ia merujuk pada pencapaian Timnas Indonesia yang menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand di partai final. Laga puncak itu berakhir lewat adu penalti dengan skor 4-2 untuk Indonesia.
Sebelum penentuan pemenang lewat tos-tosan, kedua tim bermain imbang 2-2 hingga dua babak tambahan masing-masing 15 menit. Hasil tersebut membuat Indonesia memastikan gelar setelah pertandingan yang berlangsung ketat dan panjang. Bagi Hilgers, keberhasilan itu menjadi pencapaian besar yang layak dirayakan bersama para pemain dan staf yang terlibat.
Meski tidak berada di lapangan saat trofi diraih, Hilgers mengatakan dirinya benar-benar ingin ikut merasakan momen itu bersama tim. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan sesuatu yang belum dicapai Indonesia selama lebih dari tiga dekade. Karena itu, ia menyebut absennya pada kesempatan tersebut sebagai hal yang disesalkan, sekaligus menjadi alasan kuat untuk kembali membela timnas ketika peluang berikutnya datang.




















