Persik Kediri Kehilangan Ezra Walian Sepanjang Musim Usai Operasi Lutut di Belanda

Panbil Mall

Persik Kediri dipastikan tidak bisa memainkan kapten mereka, Ezra Walian, sepanjang Super League 2026–2027. Penyerang yang pernah membela PSM Makassar dan Persib Bandung itu harus menjalani operasi pada lututnya di Belanda setelah cedera yang dialami saat laga uji coba, membuat proses pemulihannya diperkirakan memakan waktu panjang.

Kabar tersebut disampaikan pelatih Persik, Marcos Reina Torres, saat tim bersiap menghadapi Madura United di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (9/10). Menjelang pertandingan itu, para pemain Persik sempat menunjukkan dukungan kepada Ezra dengan berfoto bersama sambil membawa jersey sang kapten. Menurut Marcos, gestur tersebut sengaja dilakukan agar Ezra tetap mendapat dorongan moral di tengah masa sulit yang sedang dijalaninya.

Marcos menjelaskan, cedera lutut Ezra bermula ketika Persik melakoni pertandingan persahabatan melawan Bhayangkara FC pada 22 Agustus 2026. Setelah insiden itu, kondisi pemain berusia 41 tahun tersebut tidak langsung membaik. Tim kemudian memutuskan membawa Ezra ke Belanda untuk pemeriksaan lanjutan guna mengetahui seberapa serius masalah pada lututnya.

Dari hasil pemeriksaan medis di sana, dokter menyarankan tindakan operasi. Keputusan itu sekaligus menutup kemungkinan Ezra kembali bermain dalam waktu dekat. Dengan jadwal pemulihan yang panjang, Persik harus menata ulang opsi di lini yang biasa diisi oleh kapten tim tersebut, terutama karena musim kompetisi sudah berjalan.

“Kami melakukan aksi itu untuk memberi semangat kepada Ezra yang kini tengah mengalami cedera,” kata pelatih asal Spanyol tersebut. Ia juga menegaskan bahwa operasi menjadi langkah yang harus ditempuh agar kondisi sang pemain bisa pulih dengan baik sebelum kembali ke lapangan.

“Karena operasi lutut itu, Ezra akan absen sepanjang musim ini. Jadi, kami tidak akan bisa memainkan Ezra selama musim ini bergulir,” ujar Marcos. Meski kehilangan salah satu pemain penting, Persik menempatkan pemulihan sebagai prioritas utama, sambil menunggu sang kapten kembali dalam kondisi terbaik pada musim berikutnya.

Marcos menambahkan bahwa fokus saat ini adalah rehabilitasi. Persik, kata dia, akan memberi waktu penuh kepada Ezra agar proses penyembuhan berjalan optimal. “Sekarang, Ezra akan fokus menjalani pemulihan, dan kami akan menunggu dia untuk tampil musim depan,” pungkasnya.