Ketidakpastian Skuad Jelang Piala Dunia 2026: Analisis Tim-Tim Unggulan
Dengan hitungan mundur menuju pengumuman skuad final Piala Dunia 2026 yang semakin mendekat, beberapa tim yang digadang-gadang sebagai kandidat kuat juara justru dihadapkan pada situasi ketidakpastian di beberapa posisi krusial. Fenomena ini menciptakan lanskap persaingan yang menarik, di mana pelatih harus membuat keputusan strategis di bawah tekanan waktu. Salah satu tim yang paling menonjol dalam sorotan ini adalah Tim Nasional Inggris.
Dilema Nomor 10 Timnas Inggris
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, tengah bergulat dengan keputusan monumental terkait siapa yang akan mengenakan nomor punggung ikonik 10 di panggung terbesar sepak bola dunia. Lebih dari sekadar identitas taktis, pilihan ini menyangkut kepercayaan diri dan peran fundamental seorang pemain dalam tim.
Beberapa nama talenta muda Inggris bersaing ketat untuk memperebutkan ban kapten tidak resmi ini. Di antaranya adalah Jude Bellingham, Phil Foden, Cole Palmer, dan Morgan Rogers. Meskipun Jude Bellingham belum secara konsisten menjalankan peran sebagai nomor 10 di klubnya, Real Madrid, Tuchel melihatnya sebagai kandidat paling potensial untuk mengemban tanggung jawab besar tersebut di tim nasional. Kemampuannya dalam mengalirkan bola, visi permainan, serta naluri mencetak gol menjadikannya pilihan yang menarik, meskipun adaptasi peran ini akan menjadi tantangan tersendiri.
Masalah Pertahanan Timnas Brasil: Ancelotti dalam Pusaran Kebimbangan
Sementara Inggris menghadapi dilema di lini tengah, Timnas Brasil justru diselimuti kekhawatiran mendalam terkait lini pertahanannya. Situasi ini menjadi salah satu yang paling mengkhawatirkan di antara para tim unggulan menjelang turnamen. Pelatih Carlo Ancelotti, yang baru mengambil alih tampuk kepelatihan pada Mei 2025 setelah kepergian Dorival Junior pasca kekalahan telak dari Argentina di kualifikasi, memiliki waktu yang sangat terbatas untuk meramu tim yang solid.
Dalam pertandingan terakhir melawan Prancis, Ancelotti menurunkan Wesley dan Douglas Santos sebagai starter di lini pertahanan. Selain itu, Brasil juga memiliki Kaiki Bruno dan Danilo. Danilo, yang awalnya dikembangkan sebagai bek sayap namun kerap dimainkan sebagai bek tengah di Flamengo, bisa menjadi solusi jika diperlukan.
Kekhawatiran utama terletak pada lini tengah pertahanan. Dua pilar utama, Gabriel Magalhaes (Arsenal) dan Marquinhos (PSG), tidak dapat tampil dalam pertandingan melawan Prancis. Gabriel Magalhaes harus ditarik keluar karena mengalami ketidaknyamanan pada lututnya, sementara kapten PSG itu sedang menjalani perawatan untuk masalah pinggul menjelang pertandingan melawan Kroasia. Absennya kedua pemain kunci ini memaksa Ancelotti untuk mengandalkan Leo Pereira dan Bremer, yang performanya masih perlu dibuktikan di level internasional yang tinggi.
Prancis: Ketidakpastian di Pos Penjaga Gawang
Jika masalah Brasil terletak di lini belakang, Timnas Prancis justru menghadapi ketidakpastian yang signifikan di posisi penjaga gawang. Lucas Chevalier, yang digadang-gadang akan menjadi penerus Gianluigi Donnarumma di Paris Saint-Germain, belum mampu memberikan kesan meyakinkan kepada pelatih Luis Enrique musim ini dan lebih sering menghuni bangku cadangan di klubnya.
Meskipun demikian, Chevalier sempat dipercaya menjadi starter dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia terakhir Prancis. Namun, pelatih Didier Deschamps kemudian memilih Mike Maignan sebagai penjaga gawang utama dalam pertandingan krusial melawan Ukraina yang memastikan kelolosan Prancis ke turnamen. Chevalier kemudian diturunkan kembali dalam pertandingan berikutnya melawan Azerbaijan, di mana Deschamps melakukan rotasi skuad dan memberikan kesempatan kepada pemain-pemain baru untuk unjuk gigi.
Sebagai pilihan ketiga untuk dua pertandingan persahabatan mendatang, Brice Samba dari Rennes menjadi nama yang masuk dalam daftar Deschamps. Ketidakpastian di posisi penjaga gawang ini bisa menjadi celah yang dimanfaatkan lawan-lawan Prancis di turnamen nanti.
Argentina: Mencerminkan Keraguan Pertahanan Brasil
Sementara Ancelotti terus berupaya keras menyempurnakan lini pertahanan Brasil, juara dunia bertahan Argentina justru menghadapi tantangan serupa. Pelatih Lionel Scaloni tidak memiliki kepastian mutlak di posisi bek sayap maupun bek tengah, meskipun lini tengah dan lini serangnya terlihat sangat mapan dan teruji.
Posisi penjaga gawang tampaknya sudah menjadi milik Emi Martinez, yang konsisten menunjukkan performa gemilang. Di lini belakang, Nicolas Tagliafico telah memenangkan hati Scaloni untuk mengisi posisi bek kiri, sementara Cristian Romero diperkirakan akan tetap menjadi pilihan utama di jantung pertahanan.
Namun, dua slot tersisa di lini pertahanan starting XI Argentina masih menjadi perdebatan terbuka. Di posisi bek tengah untuk mendampingi Romero, Lisandro Martinez dan Nicolas Otamendi, keduanya merupakan bagian dari skuad Argentina di Piala Dunia 2022, menjadi kandidat terkuat. Di sisi kanan, dengan Juan Foyth yang mengalami cedera tendon Achilles dan dipastikan absen, Scaloni dihadapkan pada dilema pemilihan pemain yang perlu segera dipecahkan dalam beberapa minggu mendatang. Ketidakpastian ini menunjukkan bahwa bahkan tim sekuat Argentina pun masih memiliki pekerjaan rumah sebelum benar-benar siap menghadapi Piala Dunia 2026.




















