Penerimaan Jasa Pelabuhan BP Batam Capai Rp 365,5 Miliar hingga Triwulan III 2026

Pelabuhan BP Batam
Pemandangan udara aktivitas bongkar muat peti kemas dan penataan kontainer di pelabuhan Batam. (Fotp: BP Batam)
Panbil Mall

Kemudian, kunjungan Kapal (Ship Call) mencapai 82.677 kunjungan dengan total bobot kapal melonjak 17,68% menjadi 62,38 juta GT (Gross Tonnage).

“Khusus bobot kapal barang melonjak pesat sebesar 21 persen,” tutupnya.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyebut kenaikan angka-angka ini bukti kalau operasional pelabuhan makin efisien dan tertata dengan baik.

Modernisasi Fasilitas dan Pelayanan

Tingginya mobilitas penumpang dan barang mendapat perhatian khusus dari pimpinan BP Batam.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan pentingnya perbaikan layanan di lapangan secara terus-menerus.

“Modernisasi fasilitas terminal, digitalisasi sistem tiket pelabuhan, dan kebersihan dermaga harus selalu jadi prioritas utama. BP Batam berkomitmen memperkuat kolaborasi bersama instansi CIQP agar pelayanan berjalan cepat, aman, dan berstandar internasional,” kata Li Claudia.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyebut keberhasilan itu menjadi dorongan besar untuk menjadikan Batam sebagai pusat logistik dunia.

“Pelabuhan adalah urat nadi utama Batam. Kami akan terus memacu penyempurnaan infrastruktur dermaga, penambahan alat bongkar muat modern, hingga percepatan integrasi logistik digital,” ujar Amsakar.

“Ini kunci untuk mewujudkan Batam sebagai hub logistik internasional di Selat Malaka,” pungkasnya.

 

Editor: Iyan