Wayne Rooney melayangkan kritik tajam kepada Lisandro Martinez setelah bek Manchester United itu mengomentari kebijakan belanja klub secara terbuka usai kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions. Menurut Rooney, cara Martinez menyampaikan keluhan tersebut terlalu jauh karena dinilai merendahkan rekan setim sekaligus berpotensi memicu masalah baru di ruang ganti.
Kontroversi bermula dari wawancara Martinez seusai laga. Pemain asal Argentina itu menilai Manchester United semestinya lebih agresif berinvestasi pada bursa transfer musim panas untuk memperkuat skuad. Ia juga membela Michael Carrick, namun menegaskan komposisi tim yang ada belum cukup tangguh untuk bersaing di level tertinggi. Pernyataan itu langsung menyita perhatian publik dan memancing respons keras dari Rooney.
Berbicara kepada Amazon Prime, eks kapten Manchester United tersebut mengaku memahami keinginan pemain untuk bersuara. Akan tetapi, ia menilai kritik seperti itu seharusnya dibawa melalui jalur internal, bukan disampaikan di depan kamera setelah pertandingan. Rooney bahkan menyebut dirinya tidak sepakat dengan isi wawancara Martinez karena menurutnya performa tim saat itu justru sudah cukup baik.
Meski begitu, Rooney tidak menutup mata bahwa ada alasan di balik keluhan Martinez. Ia mengakui klub memang masih membutuhkan tambahan kekuatan, terutama di lini depan dan lini belakang. Hanya saja, Rooney menilai bek tersebut memilih waktu dan cara yang keliru. Ia juga menilai komentar itu tidak mencerminkan penampilan Martinez di lapangan dan terkesan memiliki motif tertentu.
Rooney kemudian mempertanyakan mengapa Martinez memilih berbicara secara terbuka setelah laga melawan Atletico Madrid. Ia bahkan menduga wawancara itu bukan spontan, melainkan sudah dipikirkan matang-matang. Dalam pandangannya, tindakan semacam itu berisiko merusak kebersamaan tim pada saat Manchester United justru membutuhkan solidaritas penuh dari pemain, pelatih, dan staf.
Selain soal etika berbicara, Rooney juga menyoroti dampak komentar Martinez terhadap sesama pemain. Ia menilai pernyataan bahwa skuad belum cukup kuat secara tidak langsung menyiratkan bahwa rekan-rekan setimnya tidak memadai. Karena itu, Rooney menilai kritik semacam itu terasa tidak sopan. Ia menyebut kapten tim, Bruno Fernandes, lebih pantas menyampaikan keluhan semacam itu, dan pun seharusnya dilakukan secara tertutup melalui mekanisme internal klub. Menurut Rooney, jika persoalan di ruang ganti dibicarakan dari pemain ke manajer lalu diteruskan ke jajaran direksi, situasi masih bisa dijaga tetap stabil. Sebaliknya, komentar terbuka di media hanya akan menambah kegaduhan saat Manchester United sedang berusaha bangkit dari hasil buruk.






















