
Selain mempercantik visual, aspek fungsional tetap menjadi prioritas.
Sistem drainase dibersihkan secara total dan sistem penerangan ditingkatkan kualitasnya untuk memastikan tidak ada genangan air serta meminimalisir risiko kecelakaan di malam hari.
Pengerjaan Underpass sepanjang ±90 meter ini terus digesa.
Saat ini, progres masuk tahap penanaman tanaman hias dan pembersihan saluran, serta tahap pengukuran untuk pemasangan lampu hias.
”Proyek ini dilaksanakan dua bulan (April-Mei). Kami optimis pada bulan Mei nanti masyarakat sudah bisa menikmati wajah baru Underpass Pelita yang lebih segar dan modern,” kata Amsakar.
Warga Batam diimbau turut menjaga hasil revitalisasi ini nantinya.
Terutama tidak mencorat-coret dinding atau merusak fasilitas yang ada, demi menjaga keindahan ikon kota tersebut.
(Kml/Ft)























