Vanessa: Pengakuan Rebecca Klopper Soal Adem Berhijab dan Susahnya Gerak

Panbil Mall

Peran Berhijab Membawa Kenyamanan Personal dan Harapan Hidayah bagi Rebecca Klopper

Industri perfilman kembali menghadirkan karya yang menarik dengan film terbaru berjudul “Ahlan Singapore”. Dalam film ini, aktris muda berbakat, Rebecca Klopper, mengambil tantangan baru dengan memerankan karakter bernama Vanessa. Vanessa digambarkan sebagai seorang mahasiswi yang tampil tertutup dan mengenakan hijab, sebuah peran yang menjadi pengalaman perdana bagi Rebecca dalam balutan busana muslimah di layar lebar.

Rebecca mengakui bahwa memerankan karakter berhijab ini merupakan sebuah tantangan besar baginya. Saat ditemui di kawasan MD Place, Jakarta Selatan, ia menceritakan bahwa adaptasi peran ini tidak hanya terbatas pada aspek penampilan fisik semata, tetapi juga melibatkan penyesuaian emosi dan gerak tubuh. Karakter Vanessa yang cenderung kalem dan lembut berbeda jauh dengan kepribadian Rebecca yang lebih ekspresif.

“Mungkin pergerakan aku agak susah kadang-kadang, pas awal-awal tuh agak keganggu emosi aku. Karena karakter aku juga lebih soft, jadi kadang tuh susah berekspresi badannya,” jelas Rebecca. Kesulitan ini sempat membuatnya merasa canggung atau ‘kagok’ di awal masa syuting. “Lumayan bikin ‘kagok’ awal-awal karena enggak terbiasa, tapi sekarang sudah aman,” tambahnya.

Persiapan Ekstra di Balik Layar

Untuk mendalami peran Vanessa, Rebecca tidak main-main dalam persiapannya. Ia bahkan dibantu oleh seorang hijab stylist khusus. Rebecca menyadari bahwa menata hijab agar terlihat rapi dan sesuai dengan karakter membutuhkan waktu dan ketelitian yang tidak sebentar. Saking seriusnya dalam persiapan, ia bahkan harus datang sangat dini hari ke lokasi syuting di Singapura, jauh sebelum lawan mainnya, Kiesha Alvaro, terbangun dari tidurnya.

“Ini masih gelap, kita sudah pakai hijab segala macam. Dia (Kiesha Alvaro) masih tidur. Aku sudah rapi,” kenangnya, menekankan betapa panjangnya proses yang harus ia lalui untuk kostum dan riasan sebelum kamera mulai merekam.

Menemukan Kenyamanan Personal dan Harapan Hidayah

Meskipun menghadapi berbagai kendala teknis dan adaptasi peran, Rebecca justru menemukan sisi positif dan sebuah kenyamanan personal yang sulit untuk ia jelaskan dengan kata-kata. “Kayaknya enggak bisa dijelaskan sih, itu perasaan personal. Tapi dapat rasa ‘adem’ itu dapat,” tuturnya dengan senyum.

Sebelumnya, Rebecca sempat merasa sedikit tidak percaya diri atau insecure ketika menerima tawaran peran berhijab, mengingat di kehidupan nyata ia belum mengenakan penutup kepala tersebut. Namun, keyakinan tumbuh dalam dirinya bahwa peran ini bisa menjadi sebuah jembatan atau perantara untuk mendapatkan hidayah di masa depan. “Siapa tahu dengan berjalannya syuting berhijab, one day, aku bisa berhijab juga. Amin,” harapnya dengan tulus.

Dalam suasana canda, aktris berusia 24 tahun ini juga sempat melontarkan gurauan kepada lawan mainnya, Kiesha Alvaro. “Selama aku berhijab, aku pasti jarang mendengar gosip. Karena kuping aku tertutup ciput, jadi bebas sekali ya,” ujarnya sambil tertawa lepas bersama Kiesha.

Pujian Kiesha Alvaro dan Kebiasaan Belanja yang Terungkap

Kiesha Alvaro, yang dalam film “Ahlan Singapore” memerankan karakter Fatur, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap totalitas Rebecca Klopper dalam perannya. Kiesha memuji bahwa Rebecca tetap tampil memukau dan memancarkan aura yang lebih tenang saat berhijab.

“Buat aku sih lebih nyaman, karena dia enggak terlalu berisik jadinya,” goda Kiesha, menanggapi candaan Rebecca sebelumnya.

Namun, Rebecca tak mau kalah dalam sesi saling membongkar kebiasaan. Ia justru membocorkan kebiasaan Kiesha Alvaro yang cenderung kalap saat berbelanja, terutama saat berada di Singapura. Menurut Rebecca, Kiesha seringkali memanfaatkan waktu luangnya untuk berburu action figure.

“Itu berburu banget, belanja banget lo, ini anak lo. Ya, kita jabarin di sini. Boros,” tutup Rebecca Klopper sambil tertawa, memperlihatkan keakraban mereka di luar peran.

Film “Ahlan Singapore” sendiri mengambil latar di Universitas Nasional Singapura (NUS) dan turut dibintangi oleh aktris senior Putri Ayudya serta Emilat Moshede. Film ini dijadwalkan akan tayang serentak di bioskop mulai tanggal 5 Februari 2026. Baik Rebecca maupun Kiesha Alvaro sangat berharap film ini dapat meraih kesuksesan dan mampu memberikan warna baru yang segar bagi perkembangan industri perfilman nasional.