Pulau Anambas Digarap Bersih, KKP Ajak Warga Kepri Jadi Penjaga Laut dari Sampah

Anambas Bersih dari Sampah
Warga di wilayah pesisir dan pulau kecil di Desa Telaga Kecil, Kabupaten Kepulauan Anambas, bersama petugas KKP membersihkan dan mengumpulkan sampah dalam program Laut Sehat Bebas Sampah di pulau terluar, Minggu (2/11/2025). (Foto: KKP)

Patrolmedia, Anambas – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggencarkan gerakan menjaga kelestarian laut Kepri di Kepulauan Anambas yang dikenal memiliki ekosistem laut tropis nan indah.

Melalui program Laut Sehat Bebas Sampah (Sebasah), KKP mengajak masyarakat menjadi garda terdepan dalam mengurangi sampah pesisir dan menjaga kebersihan laut.

“Program ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Laut Sehat Bebas Sampah di pulau terluar, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat agar laut kita tetap bersih dan sehat,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara, dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (2/11/2025).

Edukasi hingga Aksi Bersih Pantai

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Telaga Kecil, Anambas ini dilaksanakan oleh Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru, bertepatan dengan Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan untuk memperingati HUT ke-26 KKP.

Melalui dua pendekatan, sosialisasi dan aksi lapangan, masyarakat dibekali pengetahuan seputar pengelolaan sampah laut hingga praktik langsung membersihkan pantai.

“Kami fokus pada tiga sumber utama sampah laut, yaitu dari sungai, pelabuhan, dan pesisir pulau kecil,” jelas Koswara.

Dalam sesi edukasi, peserta mendapat pembekalan dari berbagai pihak, mulai dari LKKPN Pekanbaru yang menjelaskan dampak sampah laut., penyuluh perikanan yang mengupas strategi pengurangan sampah, hingga Yayasan Anambas yang menyoroti konsep pemilahan dan upcycling bernilai ekonomi.

Sesi berlanjut dengan aksi bersih pantai. Dalam satu hari, masyarakat dan tim berhasil mengumpulkan lebih dari setengah ton sampah yang sebelumnya berpotensi mencemari laut.

Ubah Pola Pikir, Sampah Bisa Bernilai

Kepala LKKPN Pekanbaru, Rahmad Hidayat, menyebut kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih pantai, tetapi juga langkah membangun kesadaran baru.

“Melalui program ini, kami ingin mengubah cara pandang masyarakat bahwa sampah bisa punya nilai ekonomi jika dikelola dengan benar, dan pada akhirnya bisa mencegah pencemaran laut,” ujarnya.

Pemprov Kepri Dukung Langkah KKP

Pemerintah daerah pun menyambut baik inisiatif tersebut. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran DLH Kepulauan Anambas, Ari Sofian, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Sampah laut sudah jadi perhatian serius di daerah. Kita harus bersama-sama mengubah kebiasaan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah langsung ke laut,” tegas Ari.

Komitmen Menjaga Laut untuk Generasi Mendatang

Program Laut Sebasah menjadi bagian dari komitmen KKP menciptakan laut yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebelumnya menegaskan, penanganan sampah laut merupakan prioritas utama pemerintah.

“Keberhasilan menjaga laut tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada kolaborasi nyata antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan organisasi lokal,” kata Trenggono.

Dengan langkah-langkah tersebut, KKP berharap wilayah laut Kepri, khususnya Anambas, bisa menjadi contoh nyata daerah yang berhasil menjaga kelestariab laut dari ancaman sampah plastik dan pencemaran.

 

(Ipl/Ft)