
Patrolmedia, Batam – Ketua Komisi I DPRD Kepri, Muhammad Syahid Ridho menekankan keterbukaan informasi publik tidak boleh dipandang hanya sebagai kewajiban formalitas semata.
Menurutnya, transparansi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
“Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga sarana memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan,” kata Syahid, saat memantau pelaksanaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemko Batam, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (9/10/2025).
Syahid juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk memperkuat sistem keterbukaan informasi publik.
“Terutama dalam peningkatan layanan PPID dan pengelolaan data digital,” ujarnya.
Syahid menambahkan jika monitoring yang dilakukan pihaknya merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD dalam memastikan pelaksanaan keterbukaan informasi publik berjalan efektif.
Hal ini juga sebagai bentuk implementasi keterbukaan informasi publik sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.
Peninjaun Komisi I ini dinilai penting agar prinsip transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan benar-benar terwujud dan dapat dirasakan masyarakat.
Merespon itu, Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan menyebut Pemko Batam terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan informasi publik melalui penguatan kapasitas PPID dan pemanfaatan teknologi digital.
“Kami berupaya agar setiap informasi publik dapat diakses masyarakat dengan cepat, akurat, dan mudah. Keterbukaan ini menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” kata Rudi.
Monitoring itu diharapkan bisa menjalin kolaborasi lebih kuat baik DPRD, Pemprov Kepri dan Pemko Batam dalam mewujudkan tata kelola informasi publik yang terbuka, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Pelaksanaan keterbukaan informasi publik diharapkan efektif dilakukan dan menciptakan pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
(Iwn/EN)























