Video: Pesawat Prancis dan Spanyol Jatuhkan Puluhan Ton Bantuan Makanan di Gaza

Prancis dan Spanyol
Militer
Panbil Mall
Puluhan ton bantuan makanan dijatuhkan melalui pesawat militer Spanyol ke wilayah Gaza. (Foto: Screenshot/Video AP)

Barrot mencatat 52 metrik ton kargo kemanusiaan Prancis saat ini diblokir Israel hanya beberapa kilometer dari Jalur Gaza.

“Karena itu, sangat penting bagi otoritas Israel untuk segeara membuka kembali akses darat ke Gaza dengan cara yang cukup berarti untuk meringankan penderitaan mengerikan penduduk sipil di sana,” ucapnya.

Barrot menegaskan, pihaknya telah mencapai dan bahkan melampaui tujuan yang telah ditetapkan dengan menciptakan momentum melalui pengumuman Inggris, bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk mengakui negara Palestina.

“Negara-negara lain mengikuti,” kata Barrot.

“Singkatnya, kami telah menghidupkan kembali cakrawala politik: solusi dua negara, yang hampir runtuh,” pungkasnya.

Bantuan Kemanusiaan Gaza ini dilakukan atas keprihatinan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Ia juga sudah membulatkan tekadnya untuk mengakui Palestina sebagai negara yang berdaulat pada September 2025 mendatang.

Prancis juga akan menjadikan Palestina negara G7 pertama dan pengumuman resmi akan dilakukan pada sesi Majelis Umum PBB di New York.

“Sesuai komitmen historisnya terhadap perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah, saya telah memutuskan bahwa Prancis akan mengakui Negara Palestina, tulis Macron dalam postingannya di X Kamis (24/7/2025), dilansir BBCNews.

 

Editor: Erwin Syahril