
Dalam sebuah pernyataannya, Salsabila Anindya mengklarifikasi proses dirinya ikut seleksi untuk bidang administrasi, bukan untuk posisi guru.
“Saya masih aktif sebagai mahasiswa semester enam, jadi secara administrasi saya memang tidak bisa menjadi guru sebelum lulus kuliah. Formasi PPPK yang saya ikuti adalah bagian administrasi umum, memakai ijazah akhir, yaitu SMA,” kata Salsa dalam pernyataannya kepada media, seperti dilansir Insertlive, Rabu (19/3).
Sebelum jadi tenaga pengajar, dirinya seorang pegawai tata usaha yang kemudian diperbantukan sebagai guru.
Perempuan asal Jember ini sempat mendapat dukungan dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk kembali menjadi guru setelah lulus kuliah.
Meski begitu, kini ia lebih memilih untuk fokus menyelesaikan pendidikannya.
Kini dirinya bukan seorang guru lagi gara-gara polemik sejumlah video syur yang dibuatnya menimbulkan dampak sosial.
Selain akan melanjutkan kuliahnya, Bu Guru Salsa akan memulai berkarier di bidang lain.
“Mungkin di bidang wiraswasta, jadi bukan di instansi lagi,” ujarnya.
Ia mengakui pengunduran dirinya atas dasar keputusan pribadi untuk menjaga nama baik instansi di tempat dirinya bekerja menjadi tenaga pengajar.
Editor: Erwin Syahril























