
Ia mengakui, pengunduran sebagai Ketua KONI Kabupaten Solok adalah bentuk tanggung jawab sebagai patriot olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas.
Rudi juga meminta KONI Sumbar mengambil langkah-langkah sesuai AD/ART dan peraturan lainnya, khususnya terkait surat pernyataan yang dibuat itu.
“Ini bentuk tanggung jawab kami, maka secara sportivitas yang tinggi, kami ambil langkah berhenti. Demi kelanjutan pembinaan olahraga di Kabupaten Solok,” ucapnya.
Diam-diam, Rudi Maju di Bursa Calon Ketua KONI Kota Solok
Sepekan usai melayangkan surat pengunduran dirinya, Rudi diam-diam mendaftarkan diri di bursa calon Ketua KONI Kota Solok periode 2021-2025.
Pendaftaran Rudi itu dibenarkan oleh Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Roni Kurniawan.
Diketahui, TPP menerima 2 nama yang mendaftar sebagai calon Ketua KONI Kota Solok periode 2021-2025. Yakni Orie Yuliando dan Rudi Horizon.
“Keduanya telah mengantarkan berkas pendaftaranya pada Senin 22 November 2021 di Sekretariat TPP. Selanjutnya, berkas akan kita proses ke tahap verifikasi data dan penetapan calon,” kata Roni.
Roni menyampaikan, Orie Yulindo melampirkan surat dukungan 14 cabang olahraga, sedangkan Rudi Horizon melampirkan 20 surat dukungan cabang olahraga, untuk memenuhi persyaratan pendaftaran sebanyak 30% dari 47 cabang olahraga di KONI Kota Solok.
Penulis: Niko Irawan
Editor: Erwin Syahril




















