Panggung pidato, disamping menjadi sarana penanaman nilai adat dan budaya juga terkandung nilai-nilai agama serta kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Nilai adat dan budaya, serta nilai-nilai agama tentu saja sangat berguna bagi kehidupan.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan ninik mamak, bundo kanduang sehingga Pemko Solok dapat melaksanakan program yang telah dirancang terutama dalam menerapkan ABS-SBK di kehidupan masyarakat Solok. Sehingga Kota Solok Kota Beras Serambi Madinah yang diberkahi Allah SWT Insya Allah, dapat terwujud,” ucap Dhani.
Ia menambahkan panggung pidato adat perlu digalakkan untuk merangsang minat generasi muda. Karena menurutnya sudah menjadi tanggungjawab bersama untuk terus melestarikan apa yang sudah dimiliki.
“Kami berharap, panggung pidato adat yang ada di Kota Solok tetap eksis dan menghasilkan pelaku adat yang konsisten, menjadi tradisi daerah,” katanya.
Ketua DPRD Kota Solok Nurnisma mengatakan, sinergi DPRD Kota Solok dan Pemko Solok akan selalu ditingkatkan kedepannya. Pihaknya akan mengakomodir program dari ninik mamak demi kebaikan bersama.
“Apapun kebijakan dari ninik mamak agar tetap dilanjutkan. Dengan adanya arisan panggung pidato adat, agar semakin meningkat semangat kedepannya. DPRD akan melakukan yang terbaik untuk panggung pidato adat,” kata Nurnisma.
Pada kesempatan itu, Wawako Ramadhani Kirana Putra dan Ketua DPRD Kota Solok Hj.Nurnisma menyerahkan bantuan tunai untuk keperluan operasional panggung pidato adat Ulu Aie.
Pertemuan itu dihadiri Ketua LKAAM Kota Solok H.Rusli Khatib Sulaiman, Kepala Dinas Pariwisata Kota Solok Hj.Elvi Basri, Niniak Mamak dan Bundo Kanduang.
Penulis: Niko Irawan
Editor: M. Ichsan




















