Ia mengatakan menyangkut sekelumit permasalahan itu, pihaknya mempertanyakan sejauh mana Pemko Solok melakukan koordinasi dengan Pemprov Sumbar terkait persoalan PPBD.
“Karena kami di fraksi Solok Adil Makmur meminta Pemko agar bisa memberikan kontribusi pemikiran positif bagi kemajuan pendidikan,” katanya.
Pandangan lain, Rusdi juga menyinggung soal kondisi pasar Solok yang semakin sepi pembeli dan banyaknya keluhan pedagang, terutama ditengah perjuangan Pemda memutus mata rantai corona dan telah menetapkan sistem new normal.
“Sudah sejauh mana langkah strategis Pemko dalam mengoptimalkan kembali Pasar Raya agar ramai pembeli,”
Sementara Fraksi Solok Adil Makmur juga menerima keluhan warga di pasar Abdurrahman bin Auf Terminal Bareh Solok soal belum maksimalnya kebutuhan bagi pembeli.
“Kami meminta Pemko meninjau kembali dan memberikan solusinya,” kata Rusdi.
Keluhan lain yang ia terima terkait pedagang yang telah membayar kios sebelum pasar beroperasi, namun sampai saat ini tak kunjung bisa menempati kios.




















