
Karena itu, lanjutnya, dalam rangka forward presence dan global engagement ke seluruh dunia, keamanan Selat Malaka dan Selat Singapura menjadi tanggung jawab bersama.
Hal itu juga dapat dibuktikan oleh Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lantamal IV yang berhasil menggagalkan dan menangkap pelaku yang menjalankan aktifitas ilegal di Selat Malaka dan Selat Singapura.
“Keberhasilan karena terjalinnya komunikasi dan kerjasama antar stakeholder di Kepri, sehingga dapat apresiasi dunia intenasional,” katanya.
Yudo mengatakan Security and Prosperity adalah bagian yang tak terpisahkan. Kepercayaan dunia terhadap Indonesia yang tumbuh, karena seiring dengan situasi keamanan perairan yurisdiksi nasional yang selalu kondusif.
“Hal ini berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dalam menunjang pembangunan nasional khususnya di bidang maritim,” tuturnya.
Pergantian jabatan Danlantamal IV itu dihadiri Wakil Gubernur Kepri, Wakapolda Kepri, Komandan Guspurla Koaramada I, Komandan Guskamla Koarmada I, Para Komandan Lantamal jajaran Koaramada I.
Hadir juga Komandan Korem 033 Wira Pratama, Komandan Lanud Raja Haji Fisabililah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Instansi Maritim Kepri, Walikota Tanjungpinang dan Tokoh Masyarakat.
Simak juga: Tak Terima Ditilang, Pemuda Ini Emosi dan Rusak Motor Sendiri Hingga Hancur di Depan Polisi
Editor: Erwin Syahril
Sumber: Penlantamal IV





















