BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Para Atlet Sepak Takraw

Walikota Batam
Walikota Batam Muhammad Rudi bersama Dispora Batam usai membuka Sepak Takraw Open Tournament 2018 di GOR Tiban Center, Batam, Jum’at (27/4/2018).

Patrolmedia.co.id, Batam – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaaan Batam Nagoya bersama Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kota Batam, memberikan perlindungan kepada para atlet Sepak Takraw yang berlaga dalam ajang, ‘Sepak Takraw Open Tournament 2018’ yang diselenggarakan di Batam, mulai tanggal 27 April sampai 1 Mei 2018.

Tournamen yang memperebutkan piala bergilir Walikota Batam ini, diikuti sebanyak 32 tim Sepak Takraw, berasal dari Provinsi Kepri, dan dari luar yakni Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Riau dan Johor Bahru Malaysia.

Walikota Batam Muhammad Rudi mengatakan, kegiatan olahraga ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan mampu melahirkan atlet-atlet Sepak Takraw Indonesia yang handal dan mampu mengharumkan nama bangsa di kancah international nantinya.

Rudi mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang terlibat dalam turnamen ini. Semoga kegiatan tersebut dapat membangun silahturahmi dan kebersamaan bagi seluruh warga Batam.

“Turnamen ini sekaligus mengajak para generasi muda gemar dan berprestasi dalam olahraga Takraw,” kata Rudi saat membuka Tournamen Takraw, di GOR Tiban, Jum’at (27/4/2018).

Katanya, selain meningkatkan peran serta masyarakat di dunia olahraga, melalui even ini, bisa diikutsertakan untuk mempromosikan Kota Batam.

“Kepada peserta yang berasal dari luar Batam, saya harap turut mempromosikan kota Batam di daerah asalnya,” tutur Rudi.

Baca juga: Manfaat Besar, Jefridin Ajak Guru Honorer se-Batam Ikut Program BPJS Ketenagakerjaan

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya, Surya Rizal menyatakan sangat mendukung turnamen ini. Selain bentuk sinergi terhadap Pemko Batam, BPJS Ketenagakerjaan bisa memberikan manfaat nyata berupa perlindungan kepada para atlet yang akan bertanding dalam tournamen tersebut.

“Sebagian tim yang bertanding berasal dari luar Batam, mereka perlu mendapat perlindungan dari resiko pekerjaaan baik saat dalam perjalanan menuju tempat pertandingan, saat bertanding dan saat pulang ke daerah asal mereka” ujar Surya.

Lebih lanjut ia jelaskan, resiko pekerjaan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, sehingga para atlet maupun official memerlukan perlindungan sosial dari resiko pekerjaan. Untuk itu, diharapkan dengan telah terlindunginya para atlet ini, otomatis akan merasa tenang dan fokus saat bertanding.

“Semua atlet dan para official yang berjumlah sekitar 160 orang, sebagian besar telah terdaftar dan dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan, mereka yang telah menjadi peserta akan mendapat perlindungan sosial melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm), selama mengikuti tournamen ini” paparnya.

Tak lupa Surya juga menghimbau kepada para atlet cabang olahraga lainnya, untuk segera mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan guna mendapatkan perlindungan dari resiko pekerjaaan.

“Setiap pekerjaan pasti memiliki resiko terutama para atlet. Melalui program JKK, JKm, Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP), BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan perlindungan baik masih aktif sebagai atlit maupun saat pensiun,” tuturnya. (Erwin)