Pertumbuhan Ekonomi 8% Belum Tentu Tercapai, Prabowo Masih Optimis

Pertumbuhan Ekonomi
Prabowo Presiden rapat kabinet virtual dari Amerika Serikat, Selasa (12/11/2024), membahas bencana alam erupsi Gunung Lewatobi Laki Laki. Foto: Biro Pers Setpres
Pertumbuhan Ekonomi
Presiden Prabowo rapat kabinet virtual dari Amerika Serikat, Selasa (12/11/2024). Foto: (Biro Pers Setpres). 

Patrolmedia.co.id, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi Indonesia 8% sulit dapat tercapai dalam 5 tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Pesimistis itu lantaran banyaknya pembentukan kementerian baru yang mengakibatkan kurang optimal dalam mengelola anggaran.

Hal itu diungkapan Peneliti Center of Industry, Trade, and Investment Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Ariyo Irhamna,

dalam diskusi Catatan Akhir Tahun yang diselenggarakan melalui platform zoom pada Senin, 23 Desember 2024, seperti dikutip Tempo.

“Setelah ada pelantikan kabinet dan jumlah anggota kabinetnya melebihi 100 orang, ya saya sampaikan bahwa itu jadi imajinatif saja pertumbuhan 8 persen,” ujar Ariyo.

Menurutnya, kementerian baru itu menyebabkan banyak penyesuaian terhadap berbagai peraturan yang ada.

Akibatnya lintas instansi pemerintah saling menunggu untuk menentukan berbagai kebijakan kepada masyarakat.

“Karena dengan banyaknya kabinet ini, penambahan kabinet, pemecahan, pemerintah tidak bisa gas di awal,” kata dia.

Presiden Prabowo Subianto mengakui target pertumbuhan ekonomi 8 persen belum tentu tercapai.

“Saya canangkan pertumbuhan (ekonomi) 8 persen. Banyak yang tidak yakin. Ya, kita buktikan. Belum tentu kita akan capai 8 persen,” kata Prabowo dalam Pengarahan Musrenbangnas RPJMN 2025-2029 di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin (30/12), dilansir dari CnnIndonesia.

Prabowo mengakui target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang ia tetapkan demi memotivasi Indonesia.

Meski tak berjanji bisa mencapainya, ia yakin bakal membuat negara luar kaget.

“Saya yakin, saya optimis bahwa kita akan berbuat baik dan kita akan bikin kaget semua pihak, pihak-pihak luar negeri,” ucapnya.

Ia pun justru ditantang oleh pihak-pihak darivluar negeri soal pertumbuhan ekonomi RI mencapai 8% dapat terwujud.

“Saya malah ditantang, mereka yakin kita tidak mungkin (tumbuh 8%). Kalau mencapai 8 persen, saya akan dikasih makan malam gratis, saya boleh pilih menunya,” sebutnya.

Prabowo menegaskan bakal memilih menu makan yang paling mahal saat berhasil membawa ekonomi Indonesia melesat ke 8 persen.

“Kita melangkah (dan) menatap hari esok dengan gagah, keyakinan, kita kompak. Kita bersyukur kepada Tuhan, bersyukur, bersyukur, dan bersyukur negara lain penuh kesulitan. Negara lain penuh ketegangan (dan) pertikaian,” katanya.

Presiden ke 8 itu juga mengutip kata-kata Proklamator sekaligus Presiden ke-1 Sukarno, ‘Gantungkan cita-citamu setinggi langit.

Kalau kau tidak mencapai langit, minimal kau jatuh di antara bintang-bintang’. Keyakinan Prabowo itu disambut tepuk tangan para pembantunya dan kepala daerah yang hadir.

“Pengalaman saya sendiri dalam karier sebagai prajurit, kalau saya hadapi musuh yang berat, saya harus yakin. Saya akan berhasil, saya akan menang! Kalau tidak, kita enggak berani berbuat,” ucapnya.

 

Editor: M Ichsan