Pengamanan Industri Kabil Diperketat Polisi dari Gangguan Kamtibmas

Industri Kabil
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin saat berkunjung ke Kawasan Industri Terpadu Kabil, Kota Batam, Rabu (1/4/2026). (Foto: Ist)
Panbil Mall

Patrolmedia ​Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menginstruksikan jajarannya untuk memperketat pengamanan di Kawasan Industri Kabil, Batam.

Irjen Asep menegaskan tidak boleh ada celah sedikit pun bagi pelaku kriminal untuk beraksi di wilayah objek vital tersebut.

​”Sekecil apa pun gangguan kamtibmas akan berdampak terhadap kepercayaan investor. Oleh karena itu, tidak boleh ada ruang bagi pelaku kejahatan di kawasan industri,” tegas Irjen Asep saat kunjungan kerja di Kabil, Rabu (1/4/2026).

​Irjen Asep memerintahkan penindakan hukum tak berhenti pada pelaku pencurian di lapangan.

Ia meminta jajaran Reserse untuk membongkar jaringan penadah yang menjadi akar masalah kriminalitas di kawasan industri.

​Polda Kepri menerapkan kebijakan toleransi nol (zero tolerance) terhadap segala bentuk gangguan keamanan.

“Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas Batam dan Kepri sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ) yang sensitif terhadap isu keamanan global,” kata Asep.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono menekankan pentingnya kecepatan laporan.

Ia meminta pihak pengelola segera melapor jika ada indikasi tindak pidana.

“Kami mengimbau agar setiap permasalahan segera dilaporkan kepada Polri, tanpa harus menunggu viral di media sosial. Respons cepat menjadi kunci,” kata Kombes Anggoro.

​CEO Citramas Group, Kris Wiluan, menyambut baik langkah tegas ini.

Ia mengungkapkan kekhawatiran terkait kasus pencurian kabel yang sempat marak pada periode Oktober 2024 hingga Januari 2025.

“Kami sangat mengharapkan dukungan Polri dalam pengamanan kawasan, termasuk mengantisipasi potensi gangguan seperti pencurian maupun perompakan,” kata Kris.

Untuk memastikan pengamanan tetap konsisten, Karo Ops Polda Kepri Kombes Taswin menyebut sinergi ini telah diperkuat melalui nota kesepahaman (MoU).

Personel dari Ditpamobvit dan Satuan Reserse akan lebih intensif melakukan pengawasan.

“Hal ini guna menjamin keamanan berkelanjutan bagi para investor di sektor energi dan industri strategis,” pungkasnya.

 

(Ipl/EN)