
Patrolmedia.co.id, Batam – Polda Kepri melalui divisi Direktorat Pengamanan Objek Vital Nasional (Ditpamobvit) melakukan Penandatanganan Pedoman Kerja Teknis (PKT) tentang Pengamanan dan Pengawalan serta Penegakan Hukum atas aset PT PLN Batam.
Hal itu merupakan upaya menjaga keamanan infrastruktur kelistrikan guna menyediakan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi pelanggannya.
Penandatanganan dilakukan Direktur Operasi PT PLN Batam, Dinda Alamsyah, dan Direktur Ditpamobvit Polda Kepri, Rudy Cahya Kurniawan di Nongsa, Batam (23/10).
Direktur Operasi PT PLN Batam, Dinda Alamsyah, dalam sambutannya mengungkap, PLN Batam membutuhkan dukungan penuh dari para pemangku kepentingan untuk dapat selalu memberi pelayanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat.
PLN sebagai perusahaan penyedia tenaga listrik dituntut untuk selalu melakukan inovasi, koordinasi, dan evaluasi terhadap pekerjaan yang telah dilaksanakan.
“Tentunya untuk mengemban tanggung jawab tersebut, kami membutuhkan bantuan dan kerja sama Polda Kepri,” kata Dinda.
Sebelumnya, lanjut Dinda, PLN Batam dan Polda Kepri sudah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman pada 18 Oktober 2023 dan ditindaklanjuti dengan penandatanganan Pedoman Kerja Teknis (PKT) yang dilaksanakan setiap tahunnya.
“Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi sehingga memberi manfaat bagi kedua institusi dan juga masyarakat,” ucapnya.
Dinda mengapresiasi Polda Kepri atas kolaborasi yang telah terjalin guna mengoptimalkan kinerja perusahaan.
“PLN Batam dan Ditpamobvit dapat menyiapkan langkah kongkret untuk direalisasikan dengan baik, sehingga produksi dan pemasaran serta kegiatan perusahaan dapat terlaksana dengan baik secara berkesinambungan,” ujarnya.
Direktur Pengamanan Objek Vital Nasional Polda Kepri, Rudy Cahya Kurniawan, menuturkan, pengelolaan objek vital terpadu merupakan tanggung jawab bersama serta membutuhkan kolaborasi dari pihak-pihak terkait.
“Pengelolaan objek vital terpadu menjadi tanggung jawab bersama, dalam hal ini pihak perusahaan dan kepolisian. Pengelolaan ini sangat penting karena operasional objek vital yang terhenti akan mempengaruhi hajat hidup orang banyak,” kata Rudy.
Rudy juga mengutarakan, pihaknya mendukung penuh segala hal yang dapat memperlancar operasional PLN Batam. Kerjasama itu sangat merekomendasikan pelaksanaan sertifikasi sistem manajemen keamanan perusahaan karena dapat memberikan berbagai manfaat bsgi PLN Batam.
“Semoga kerja sama ini dapat terus terjalin dengan baik, terlebih dengan adanya Nota Kesepahaman dan Pedoman Kerja Teknis yang menjadi kerangka serta acuan pelaksanaan,” tutupnya. (Erwin)




















