PLN  

PLN Batam Tampung Aspirasi Masyarakat Tentang Penyesuaian Tarif Listrik

PLN Batam
Dirut PLN Batam Nyoman S Astawa memapar soal penyesuaian tarif listrik. (Foto: Ist)

Ditempat yang sama, Dirut PLN Batam, Nyoman Suwarjoni Astawa mengatakan, listrik merupakan infrastruktur utama penopang kemajuan ekonomi suatu daerah.

Karena itu, sudah menjadi perhatian pihaknya bersama bagaimana menjaga sustainabilitas kelistrikan di Batam dan juga didukung dengan kebijakan pemerintah dalam memberi peraturan untuk melindungi pelaku usaha, konsumen dan masyarakat.

“Seperti diketahui, PT PLN Batam masih menggunakan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 21 Tahun 2017 tentang Tarif Listrik PT PLN Batam, untuk pengajuan usulan Tarif Listrik Batam,” kata Nyoman.

Ia melanjutkan, Pergub itu sebenarnya mengatur tentang tariff adjustment atau penyesuaian tarif, apabila terjadi perubahan variable kurs dollar, harga bahan bakar atau enery primer, inflasi dan asumsi makro ekonomi.

“Jika dihitung, sejak 2017 harusnya tarif listrik PLN Batam sudah mengalami penyesuaian naik lebih dari 3%,” ungkap Nyoman.

Ia berharap dengan berlakukannya UU No.11 Tahun 2020 dan Permen ESDM RI Nomor 10 Tahun 2022 ini dapat mempermudah proses mendapatkan tariff adjustment atau Penetapan Tarif Tenaga Listrik.

Dengan begitu, PLN Batam sebagai penyedia listrik dapat bertahan dan memberi pelayanan terbaik serta membangun infrastruktur semakin baik demi menyediakan listrik andal dengan akses merata keseluruh wilayah kerjanya.

“Kita harus meningkatkan daya saing industri dan bisnis, jadi penyesuaian tarif ini bukan hanya demi kepentingan PLN Batam semata. Namun bagaimana kita menjadikan Batam sebagai daerah yang kompetitif,” kata Nyoman.

“Percuma kemudian dengan status Batam sebagai free trade zone tidak dapat menarik investor karena listrik tidak tersedia atau penyediaan listrik justru terbelakang,” tambahnya.

Nyoman berharap masukan dari semua pihak bagi kedepan listrik menjadi perhatian bersama, seperti halnya dengan akses jalan, air bersih, bandara dan pelabuhan, semuanya butuh listrik.

“Kami juga minta dukungan pelanggan dan stakeholders kunci PLN Batam agar PLN Batam mampu mengembangkan ketersediaan listrik sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan,” kata Nyoman. (Erwin)