Solok  

PDP Muhammadiyah Diharapkan Sumbang Pemikiran Bagi Kabupaten Solok

Pelantikan terpadu PDP Muhammadiyah Kabupaten Solok. (Foto: Ist)

Salah satu yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah saat ini, beber ketua LKAAM Kabupaten Solok itu, yakni soal pencegahan dan penanganan Covid-19. Banyak masyarakat yang tidak acuh dengan wabah Corona.

“Begitulah gambaran sebagian  masyarakat kita, ketika diajak ke perubahan, inilah suatu tantangan bagi kita bersama termasuk juga Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah,”

“Pemerintah kabupaten Solok sangat terbuka dan mendorong gerakan-gerakan positif yang dilakukan oleh organisasi kepemudaan dan organisasi masyarakat lainnya,” pungkasnya.

Ketua Pemuda Muhammadiyah kabupaten Solok, Riki Chandra yang juga berprofesi sebagai Wartawan usai pelantikan mengatakan, Pemuda Muhammadiyah kembali hadir ditengah “dinginnya” pergerakan pemuda di Solok.

“Alhamdulillah, bersama-sama kita bergerak, tidak saja pemuda Muhammadiyah, namun juga organisasi kepemudaan lainnya yang ada di kabupaten Solok. Mari bergandengan tangan untuk kemajuan,” ungkapnya singkat didampingi wakil ketua Komunikasi, Syafriadi.

Menurutnya, banyak pekerjaan internal maupun eksternal yang akan dilakukan Pemuda Muhammadiyah kedepannya. Terutama untuk pengaktifan kembali Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah.

“Target jangka pendek, kita mengaktifkan kembali PCPM di kecamatan dan menghidupkan kembali kegiatan pemuda, begitu juga dengan NA. InshaAllah Pemuda dan Muhammadiyah kembali bersinar,” harapnya sembari diamini ketua PDNA, Nova Rahmania.

Pelantikan pengurus Pemuda Muhammadiyah dan PDNA dilakukan dengan penerapan protokol Covid-19. Setiap peserta dan undangan diharuskan menggunakan masker dan menjalani pemeriksaan suhu badan oleh petugas dari Dinkes Kabupaten Solok.

Pelantikan yang dilakukan di gedung Solok Nan Indah itu dihadiri langsung ketua Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumbar, Deri Rizal dan juga PWNA, Nul Astati dan ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Solok, Afrijal Harun.

Penulis: Niko Irawan
Editor: Chandra Adi Putra