Solok  

Musrenbang Solok Dibuka, Pembangunan Masih Menjadi Prioritas

Musrenbang tersebut merupakan penyusunan program tahun terakhir guna pencapaian visi-misi yang tertuang dalam RPJMD Solok 2016-2021.

Selain itu Reinier meminta langkah strategis dalam penanganan covid-19 yang berkemungkinan bisa berdampak ekonomi dan sosial.

“Tentunya dengan mengedepankan prinsip efisiensi, efektifitas dan akuntabel,” katanya.

Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can mengatakan pokok pikiran anggota DPRD salah satu usulan dalam rancangan awal RKPD.

Ia menyebut melalui musyawarah berjenjang, rencana strategis OPD dan mengakomodir pokok pikiran seluruh anggota DPRD berdasarkan hasil reses yang telah dientry ke e-planning.

“Untuk itu, selesai pelaksanaan Musrenbang dan finalnya RKPD 2021, DPRD Kota Solok akan menunggu KUA-PPAS yang akan menjadi rujukan kerangka APBD 2021,” sebut Yutris Can.

Ia menambahkan, Pemko Solok segera menyalurkan bantuan yang sudah disepakati dalam menangani wabah Covid-19.

Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat Hansastri mengatakan, integrasi, sinergi, sinkronisasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan alokasi kegiatan strategis nasional harus berjalan satu arah.

Ia menerangkan pertumbuhan ekonomi Solok 2019 sebesar 5,53%. Diatas pertumbuhan ekonomi provinsi Sumbar yang berada di angka 5,05%, dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,02%.

“Ini membanggakan bagi Kota Solok. Semoga kedepan selalu terjaga,” katanya.

 

Penulis: Niko Irawan
Editor: Chandra Adi Putra