Ia berharap keberadaan pabrik rumput laut dapat menunjang perekonomian masyarakat sebagai ketahanan pangan.
“TNI AL akan membantu proses pengiriman rumput laut melalui kapal perang kita diseluruh Indonesia,” kata Yudo.
Pabrik pengolahan rumput laut ini nantinya akan menghasilkan produk berupa mie, sirup, juice dan tepung dan jenis makanan berbahan dasar rumput laut.
Selain dipasarkan di Indonesia, hasil dari produk rumput laut itu akan diekspor ke negara tetangga, seperti Singapura.
Yudo juga membuka pelatihan rumput laut yang diikuti oleh prajurit TNI/Polri dan masyarakat di Pulau Galang.
“Pelatihan ini ntuk memberi bekal pengetahuan kepada peserta yang nantinya di aplikasikan untuk bertani rumput laut yang baik,” katanya. (Chandra)






















