Ragam  

Kisah Mariman si Pemburu Tokek di Benteng Van Den Bosch, Sehari Raup Rp150 Ribu

Mariman, warga Ngawi bisa meraup untung dikisaran Rp150 hingga Rp200 ribu dari tokek yang diburunya di benteng Benteng Van Den Bosch peninggalan Belanda. (Foto: Ist)

Juru kunci Benteng peninggalan kolonial Belanda, Serka Bambang mengatakan, keberadaan para pencari tokek sangat diperbolehkan di waktu-waktu tertentu saja.

Misalnya, para pencari tokek masuk ke area Benteng dibatasi sampai pukul 18.00 WIB.

“Karena pas maghrib, kita tutup dan baru di buka kembali untuk umum jam 8 pagi,” kata Bambang.

Bambang menyebut, hal Itu untuk mempermudah pengawasan dan menjamin keamanan pengunjung yang masuk ke lokasi benteng.

“Mengingat lokasi ini salah satu lokasi yang dilestarikan sebagai bagian dari jejak perjuangan para pahlawan ketika masa peperangan Diponegoro,” katanya.

Ditempat berbeda, Danyonarmed 12/Divif 2/Kostrad Mayor Arm Ronald Siwabessy mengatakan, kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat sudah menjadi hal yang mutlak.

TNI selama ini selalu memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar.

“TNI, berasal dari rakyat. Rakyat, merupakan ibu kandung TNI. Untuk itu, dimana ada TNI, disitu juga harus ada kesejahteraan dan kemanfaatan bagi masyarakat,” kata Ronald.

 

Editor: Chandra Adi Putra