KAMAKH Laporkan 6 Lembaga Survei yang Menangkan Jokowi

oleh
Pitra Romadoni memperlihatkan surat pelaporan. (Foto: Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi)

Patrolmedia.co.id, Jakarta – Koalisi Aktivis Masyarakat Anti Korupsi dan Hoaks (KAMAKH) melaporkan 6 lembaga survei ke Bareskrim Polri atas dugaan melakukan kebohongan publik.

Dilansir dari Cnnindonesia.com, keenam lembaga survei yang dilaporkan tersebut adalah Indo Barometer, Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Charta Politika, Poltracking, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), serta Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Kuasa Hukum KAMAKH Pitra Romadoni mengatakan laporan dilakukan karena enam lembaga survei tersebut menampilkan hasil survei yang memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Padahal, menurut dia, berdasarkan data dari ribuan TPS justru pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menang.

“Hasil survei ini jelas-jelas membingungkan masyarakat kita, kalau kita berpatokan kepada quick count, kebenarannya itu belum bisa dipertanggungjawabkan secara penuh. Padahal data KPU bilang mereka mendapatkan ribuan TPS memenangkan Prabowo dengan persentase 56 persen tadi malam,” tuturnya, di Bareskrim Polri, Kamis (18/4/2019).

Pitra menyampaikan pihaknya mendesak Bareskrim untuk melakukan audit terhadap seluruh lembaga survei yang memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf. Selain itu, kata Prita, juga perlu ditelusuri survei oleh lembaga survei tersebut dilakukan di TPS mana saja.

Baca juga:

Hasil Quick Count Sementara 3 Lembaga Survei, Jokowi Unggul dari Prabowo

Prabowo-Sandi Unggul di Kepri Versi Quick Count 2 Lembaga Survei

PSI Tak Lolos ke Senayan, Ini Pernyataan Grace Natalie